Sumarsono menyatakan, melalui uji lab IPB diketahui bahwa kemampuan eco enzyme melalui percentage killed dapat membunuh virus dan bakteri sebesar 100 persen pada pengenceran 1:1000.
“Kebijakan ini juga didukung oleh success story di lapangan,” ujarnya.
Atas dasar faktar tersebut, Sumarsono menyampaikan keyakinannya bahwa eco enzyme juga dapat digunakan dalam mengatasi kejadian luar biasa PMK pada ternak di seluruh Indonesia.
“Dan PMI Siap mendukung dengan fasilitas yang ada dalam membantu masyarakat terdampak PMK khususnya peternak sapi perah dan sapi potong,” tuturnya.
BACA JUGA:
CEGAH PMK, Tabalong Perketat Masuknya Hewan Ternak, Ingat Daging Bagian Ini Jangan Dimakan!
Kadis LH Kota Wisata Batu Aris Setiawan mengatakan pada Hari Lingkungan Hidup Dunia lalu, Wali Kota melakukan panen raya eco enzyme sebanyak 7 ton, yang kemudian digunakan untuk membantu peternak di seluruh Batu dalam mengatasi PMK.
“Hasilnya sangat positif, beberapa testimoni keberhasilan eco enzyme dalam memulihkan sapi yang terinfeksi PMK dapat pulih dengan cepat,” jelas Aris.
Kemampuan eco enzyme untuk mencegah PMK juga disampaikan Ir Sugeng dari PMI. Menurut dia dengan menggunakan eco enzyme sebenarnya telah menggunakan desinfektan yang disarankan oleh USDA karena kandungan antimikrobial/antibakteri sehingga dapat menonaktifkan virus PMK.
“Enzyme protease yang dikandung ecoenzyme dapat menyembuhkan luka- luka pada sapi,” katanya.
Oleh karena itu, Sugeng mengharapkan para pemangku kepentingan untuk menggunakan eco enzyme sebagai zat desinfektan dengan asam asetat pada kadar 4-5 persen.
“Sehingga dapat dibuat regulasi penggunaan Eco enzyme dalam penangulangan PMK. sebagaimana PMI melakukan regulasi spraying eco enzyme dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Senada, Sub Koordinator Keswan Kesmavet Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Kuningan, drh Rofiq mengimbau untuk pencegahan dan pengobatan PMK pada ternak, agar eco enzyme digunaan dengan tiga perlakuan.
Yakni, spraying dengan komposisi (1:1000) sebanyak 3x sehari pada kandang, kotoran sapi serta disemprotkan ke seluruh bagian tubuh sapi, selanjutnya dapat digunakan dalam campuran minum dan pakan sapi.
Kedua komposisi 1:500 pada bagian mulut, luka-luka di tubuh dan puting susu sapi. Ketiga gunakan eco enzyme murni pada luka-luka yang parah, khususnya pada bagian kaki yang bernanah atau luka parah.










