BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang polisi datang ke suatu tempat dengan seragam lengkap biasanya untuk melakukan tugas seperti menangkap pelaku kriminal. Tapi yang dilakukan seorang polisi asal negara Jepang ini berbeda.
Polisi Jepang bernama Takizawa Yukata ini datang ke Kelurahan Mandarsari, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (22/6/2022) malah melakukan aktivitas di luar tugasnya sebagai seorang penegak hukum.
Polisi berpangkat komisaris besar polisi Jepang itu datang bersama AKBP Syarifah Salbiah dari Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) datang ke Mandarsari karena tertarik dengan daur ulang sampah botol plastik yang diolah jadi sofa.
# Baca Juga :UPDATE Pembunuhan Calon Pengantin di Kabupaten Banjar, Pelaku Peragakan 42 Adegan saat Rekonstruk
# Baca Juga :Sikat Hp dan Dompet Thaibah, Seorang Remaja di Kabupaten Banjar Dibekuk Petugas Polsek Gambut
# Baca Juga :Buntut Kasus Bagi-bagi Amplop di DPRD Kabupaten Banjar, Kajari Bertindak dan Sebut Inikan Ini
# Baca Juga :Kabupaten Banjar Akan Gelar Pilkades Serentak November Mendatang, 117 Desa Pilih Pemimpin Baru
Usut punya usut kedatang Takizawa ke Kaliantan Selatan ternyata bukan untuk berburu sofa, akan tetapi ia merupakan salah satu utusan kepolisian Jepang ke Kecamatan Kertak Hanyar terkait pelatihan Polisi Masyarakat (Polmas) antar Polda dalam rangka ICT (In Country Training) program Japan International Corporation Agency (JICA).
Takizawa mengawali kegiatan di Polsek Kertak Hanyar menerima peserta pelatihan yang dipimpin Iptu Agung Kristanto SH MH.
Saat menyambangi Kelurahaan Mandarsari, Takizawa disambut Kabag Administrasi Pembangunan Setda Banjar, Khairullah Anshari SIP MSi PhD dan Lurah Mandarsari, Nuri Ansari SSTP M.Si.
Satu hal yang menarik perhatian Takizawa. Yakni hasil produk inovasi, berupa daur ulang sampah botol plastik yang diolah jadi sofa.
Takizawa sendiri berkesempatan untuk melihat langsung pengolahannya, dan tak segan mencobanya. “Sangat ringan,” kata dia mengunakan bahasa Indonesia dengan singkat.
Lurah Mandarsari, Nuri Ansari SSTP MSi yang menerima kedatangan Takizawa dengan fasih menjelaskan bagaimana produk inovasi berbasis lingkungan tersebut.
Dijelaskan jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 2002 ini, produk sofa tersebut merupakan salah satu inovasi berbasis lingkungan, dengan melibatkan peran masyarakat.
“Sampah botol plastik dikumpulkan, lalu dibersihkan, kemudian dikemas sedimikian rupa dengan menggunakan kulit, dan hasilnya dapat membuka lapangan kerja,” jelas Nuri.
Sebagai kenang-kenangan, ia memberikan langsung sofa ke Takizawa sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke Jepang. Selain ke Kelurahan Mandarsari, Takizawa juga menyambangi Kelurahan Manarap Lama.(kalimantanlive.com/rizky)
editor : NMD
sumber : kalimantanlive.com







