BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk membantu pelaku usaha di Pelabuhan Banjar Raya, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, PT PLN (Persero) membangun Anjungan Listrik Mandiri (ALMA).
Tujuan dibangunnya ALMA Docking Station ini, kapal ikan yang bersandar tidak perlu menyalakan genset karena harus menggunakan bahan bakar solar lagi.
Untuk membantu pelaku usaha itu, ada sebanyak 2 box ALMA yang masing-masing berkapasitas 3 x 5500 VA dan 2 x 5500 VA telah siap untuk digunakan.
# Baca Juga :Truk ODOL Melenggang Masuk Banjarmasin saat Dishub dan Satlantas Lakukan Sosialisasi
# Baca Juga :Di Kota Banjarmasin Harga Bawang Merah Tembus Rp 70 Ribu Per Kg, Disperdagin: Stok Aman
# Baca Juga :Sistem PPDB Sudah Dibuka, Orangtua Siswa di Banjarmasin Banyak Kurang Paham
# Baca Juga :Kloter Terakhir CJH Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Ini Komitmen Kemenkumham Kalsel
Dikatakan Manager Komunikasi dan TJSL Winardi, ALMA Docking Station merupakan bentuk dukungan kepada program Borneo Green Environment yang digagas Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Disampaikanya, papar Winardi, rencananya ALMA Docking Station akan diresmikan penggunaanya pada hari ini, Jumat (24/6/2022) malam.
“Dengan menggunakan ALMA Docking Station, kapal yang bersandar tidak perlu menyalakan genset yang menggunakan bahan bakar utama solar tetapi menggunakan energi listrik yang tersedia di anjungan dermaga,” ungkapnya.
Pemilik kapal dapat menghemat pemakaian BBM dan dapat mulai membiasakan go green dalam melaksanakan aktivitas Docking bongkar muat di pelabuhan. Selain lebih green juga lebih efisien.
“ALMA Docking Station ini merupakan Docking Station pertama di Kalimantan dan ketiga di Indonesia,” tukasnya.(kalimantanlive.com/eep)
editor : NMD
sumber : kalimantanlive.com









