BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Polda Kalimantan Selatan berhasil membongkar sindikat pengedar sabu di Banua Enam, Kalsel, beberapa waktu lalu.
Terbongkarnya sindikat ini berawal dari penangkapan pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Binuang, Tapin, Kalsel.
Setelah pasutri di Binuang itu bernyanyi, jajaran Polda Kalsel berhasil membekuk sebanyak tujuh orang yang terlibat peredaran sabu di daerah ini.
# Baca Juga :Buruh Bangunan Simpan Sabu di Lantai Dapur, Tak Berkutik saat Digeledah Polisi Banjarmasin
# Baca Juga :Perempuan Asal Binuang Ditangkap Satresnarkoba Polres Tapin, Nekat Simpan Sabu
# Baca Juga :Bandar Sabu dari Pelosok Dayak HST Diciduk di Desa Layuh, Sempat Buron 7 Bulan
# Baca Juga :2 Oknum Hakim di PN Rangkasbitung Ini Sering Pesan Sabu Kualitas Terbaik dari China
Ke 7 pelaku tersebut diamankan kurang dari 24 jam oleh Subdit II Dit Resnarkoba Polda Kalsel.
Sementara total barang bukti berupa sabu yang disita polisi ada seberat 600 gram lebih.
“Total barang bukti seberat 6 ons lebih,” ungkap Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Tri Wahyudi, melalui Kasubdit II AKBP Zaenal Arifien kepada sejumlah media, Sabtu (25/6/2022).
Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan pasutri berinisial BM (45) dan JM (32) yang diringkus dalam penggerebekan di rumah mereka di Desa Sidorejo, Kelurahan Karangan Putih, Binuang, Kamis (23/6).
Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 05.00 Wita itu, petugas menyita barang bukti berupa 8 gram sabu yang sudah dijadikan 4 paket siap edar.
Ketika akan ditangkap, JM sempat mencoba mengecoh petugas dengan membuang barang bukti yang tersimpan dalam dompet melalui jendela kamar.
Namun upaya istri BM tersebut diketahui petugas, “Ketika dompet dibuka, terdapat satu paket sabu seberat 2,16 gram,” beber Zaenal Arifien.
Lantas dari hasil interogasi BN, polisi menemukan tiga paket sabu lain seberat 5,86 gram yang disembunyikan di dalam mobil Honda CRV putih bernomor polisi DA 1541 TAJ.
Direncanakan paket-paket itu akan dikirimkan kepada HN yang berdomilisi di Desa Mandingin, Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah.







