Kalsel Berpotensi Diterpa Hujan Disertai Petir, BMKG Prediksi Cuaca di 29 Wilayah

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Hujan disertai kilat / petir berpotensi melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), antara siang atau sore hari, Senin (27/6/2022).

Hal tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui unggahannya di bmkg.go.id.

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar warga Kalsel untuk mewaspadai potensi angin kencang antara siang atau sore hari di sejumlah wilayah Kalsel.

# Baca Juga :Kalsel Berpotensi Hujan dan Berpetir, BMKG Juga Prediksi Cuaca Ekstrem di 29 Wilayah Indonesia

# Baca Juga :PRAKIRAAN Cuaca Kalsel Hari Ini, Rabu 23 Juni, BMKG: Sejumlah Wilayah Hujan Lebat Disertai Petir

# Baca Juga :Waspada! Hari Ini Kalsel Berpotensi Dilanda Hujan, Petir & Angin Kencang, Ini Kata BMKG

# Baca Juga :Kalimantan Selatan Diprediksi Hujan Lebat Hari Ini, BMKG: Hujan, Angin & Petir di Sejumlah Provinsi

“Waspada potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang/sore hari di wilayah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Kotabaru, dan sekitarnya,” demikian peringatan dini BMKG dikutip dalam situs resminya bmkg.go.id.

Pada pagi hari, cuaca di 13 kabupaten/kota Kalsel diperkirakan BMKG umumnya berawan dan cerah berawan.

Memasuki siang dan sore hari, BMKG memprediksi cuaca sejumlah wilayah Kalsel hujan dengan intensitas ringan. Kecuali 7 wilayah, di antaranya Banjarbaru, Barabai, Batulicin, Kandangan, Kotabaru, Martapura, dan Rantau berpotensi hujan disertai petir.

Menginjak malam hari, cuaca di wilayah Kalsel diperkirakan BMKG cerah berawan, berawan dan hujan dengan intensitas ringan.

Memasuki dini hari, Selasa (28/6), BMKG memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Kalsel cerah berawan dan berawan.

Sementara suhu udara menyelimuti wilayah Kalsel berada di kisaran 24 hingga 32 derajat celcius dan tingkat kelembapan antara 65-100 persen.

Prakiraan Cuaca 29 Wilayah

BMKG memperediksi hujan lebat terjadi di 29 wilayah.

Hal tersebut disampaikan BMKG melalui laman resmi web.meteo.bmkg.go.id.

Sirkulasi Siklonik terpantau di sebelah barat daya Filipina yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang di perairan sebelah barat daya Filipina, Sulawesi bagian Tengah, Papua Barat, dan di Papua.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Aceh hingga Selat Malaka bagian utara, di pesisir selatan Jawa Tengah hingga Jawa Barat, di Jawa Timur, di NTB hingga Bali, di Laut Jawa, di Laut Banda dan di Laut Arafuru, di Maluku dan di Selat Karimata.