BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan atau BBPOM Banjarmasin menggelar BPOM Goes to School and Campus di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Tujuan kegiatan BPOM Goes to School and Campus ini adalah untuk memilih duta kosmetik aman.
Melalui pemilihan duta ini, diharapkan mereka bisa menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi secara berjenjang kepada pihak sekolah dan kampus tentang apa itu kosmetik yang aman.
# Baca Juga :BPOM Sebut Ada 1.094 Obat Tradisional Gunakan Campuran Bahan Kimia Obat, Termasuk Parasetamol
# Baca Juga :HINDARI 6 Kopi Sachetan Ini, BPOM Sebut Mengandung Paracetamol dan Sindenafil, Sebabkan Kematian & Kanker
# Baca Juga :Izin Penggunaan Darurat Booster Dirilis Pekan Depan, BPOM: Empat Vaksin Covid-19 Sedang Diproses
# Baca Juga :Sinovac bagi Anak 3 Tahun Belum Mendapat Izin, BPOM Mengaku Tunggu Data Lengkap
“Sebenarnya kami mengajak semua elemen untuk memberikan edukasi, namun kali ini, kami mengajak generasi muda agar mereka bisa menyampaikan informasi ini secara proporsional melalui gaya bahasa anak muda yang lebih akrab dengan media sosial,” kata Kepala BBPOM di Banjarmasin Leonard Duma, Rabu (29/6/2022).
Tidak hanya itu, harapannya juga terbentuk konsumen yang cerdas, mampu melindungi diri dari penggunaan produk yang bisa berisiko terhadap kesehatan.
Untuk menjadi konsumen cerdas, BPOM punya tagline yaitu cek KLIK, cek Kemasan, cek Label, cek Izin Edar dan cek Kedaluarsa. Dan untuk meyakinkan apakah izin edar yang tertera pada kemasan itu asli, kita bisa melakukan cek melalui aplikasi mobile BPOM.
“Pada aplikasi tersebut juga bisa melakukan pengaduan, jika menemukan produk yang tidak memiliki izin edar,” katanya.
Kegiatan tersebut digelar selama dua hari dari 28-29 Juni 2022 dengan tujuan, agar mereka dapat membawa pesan-pesan BPOM yang ingin disampaikan ke masyarakat terkait pentingnya penggunaan kosmetik aman.
Adapun tiga orang yang terpilih menjadi pemenang tingkat Provinsi yaitu peringkat pertama Nur Dhiya Ashifa dari SMAN 1 Banjarmasin, peringkat dua Muhammad Yusuf dari Poltekes dan Erni dari Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
“Kami ucapkan selamat kepada tiga duta terpilih dan duta ini nantinya diharapkan bisa berprestasi dan menunjukkan kompetensinya menjadi yang terbaik di ajang nasional, sekaligus mengangkat nama Kalsel,” ujarnya.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










