Soal Holywings, DKI Diminta Lapor Polisi, Ternyata Tak Setor Pajak Hiburan Malam

Lantas, bergerak di sektor apa sebenarnya Holywings?

Seperti dikutip di CNBC Indonesia dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Ditjen AHU ini pundi-pundi penghasil uang Holywings:

Restoran

Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yang bertempat di sebagian atau seluruh bangunan permanen yang menjual dan menyajikan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya. Tempat usahanya baik dilengkapi perlengkapan untuk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tidak dan telah mendapat surat keputusan sebagai restoran/rumah makan dari instansi yang membinanya.

Bar

Keompok ini mencakup usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan non alkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya dan telah mendapat izin dari instansi yang membinanya.

Kelab Malam dan atau Diskotik

Kelompok ini mencakup suatu usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas untuk menari dengan diiringi musik hidup, atraksi pertunjukan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makanan dan minum serta pramuria.

Penyediaan Makanan Lainnya

Kelompok ini mencakup jasa katering, yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanijian dengan pelanggan untuk periode waktu tertentu.

Karaoke

Kelompok ini mencakup suatu usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas untuk karaoke sebagai usaha [okok dan dapat dilengkapi dengan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum.

Usaha Arena Permainan

Kelompok ini mencakup suatu usaha yang menyediakan tempat dan fasilitas untuk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dengan koin atau kartu sebagai usaha pokok dan dapat dilengkapi dengan penyediaan jasa makan dan minum.

Pemilik Saham Holywings

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea diketahui menjadi salah satu pemilik tempat hiburan malam tersebut. Ia diketahui memiliki 10 lembar saham PT Aneka Bintang Gading, perusahaan yang mengelola outlet Holywings.

Berdasarkan data dari Ditjen Ahu rincian pemilik Holywings:

  • Eka Setia Wijaya (Direktur Utama); memiliki 143 saham
  • Ivan Tanjaya (Komisaris Utama); memiliki 132 saham
  • Marvin Saputra (Direktur); memiliki 80 saham
  • Jacky Lee (Komisaris); memiliki 80 saham
  • Kevin Tanjaya (Direktur); memiliki 55 saham
    Hotman Hutapea; memiliki 10 saham.

Total saham yang ada berjumlah 500 unit dengan nilai per saham Rp 1.000.000. Ini merupakan data per Februari 2022.

editor : NMD
sumber : Kalimantanlive.com/CNN Indonesia/CNBC