BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ketua Pansus III DPRD Kalsel Agus Mawardi mengharapkan adanya peningkatan mutu jalan dan terkoneksinya jalan nasional, provinsi dan kabupaten di Kalimantan Selatan.
“Harapan kita ada peningkatkan jalan secara komprehensif, kemudian terkoneksi antar jalan di Kalsel,” katanya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Jalan Nasional dan Biro Hukum Provinsi Kalsel, Jumat (1/7/2022).
Agus mengatakan, dengan Finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Penyelenggaraan Manajemen Jalan, maka di provinsi ini ada peningkatkan mutu jalan, sekaligus terkoneksi antar jalan nasional, provinsi, kabupaten dan kota hingga ke tingkat desa.
BACA JUGA :
Komisi III DPRD Kalsel Datangi Kementerian ESDM Minta Kejelasan Pelimpahan Kewenangan UU Minerba ke Daerah
“Langkah selanjutnya menunggu hasil fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ucapnya.
Legislator mantan birokrat ini menegaskan, dengan manajemen jalan, maka jalan-jalan yang di Kalsel bisa betul-betul dimanfaatkan masyarakat secara luas demi memudahkan akses transportasi sebagai penunjang mobilitas perekonomian.
Politisi PKB ini mengingatkan kembali saat negeri ini dihantam pandemi Covid-19, imbasnya pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan drastis dan kondisi waktu itu merupakan masa-masa sulit.
“Dengan memperhatikan mutu dan menjaga kualitas serta jalan yang terkoneksi, maka kami ingin kesejahteraan masyarakat bisa terwujud, karena dengan infrastruktur jalan yang baik, tentunya akses transportasi akan membangkitkan perekonomian,” terangnya.
Finalisasi Raperda Pengelolaan Penyelenggaraan Manajemen Jalan ini dihadiri Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel.
Diungkapkan Agus, sejauh ini publik menginginkan terkoneksinya atau terhubungnya jalan di Kalsel secara menyeluruh, baik itu jalan nasional, provinsi maupun kabupaten dan kota hingga ke tingkat desa.










