APA ITU Haji Furoda, Dijuluki Haji Sultan, Lalu Berapa Harganya di Indonesia

KALIMANTANLIVE.COM – Kementerian Agama atau Kemenag RI mengaku tak ada kaitannya dengan keberangkatan jamaah Haji Furoda.

Sebelumnya Haji Furoda menjadi sorotan setelah banyak jamaah yang dipulangkan atau tak jadi berangkat karena masalah visa.

Pihak Kemenag mengaku hanya mengurus dua hal, yakni haji reguler dan haji khusus.

# Baca Juga :Ikut Safari Wukuf, Jumlah Jemaah Haji Indonesia Berkurang Jadi 119 Orang

# Baca Juga :Diamuk Si Jago Merah, Rumah Produksi Krupuk Dekat Asrama Haji Banjarbaru Nyaris Ludes

# Baca Juga :Warga Arab Saudi Kelola Warung Indonesia untuk Jemaah Haji, Sediakan Jajanan Tradisional Nusantara

# Baca Juga :Usai Tiba di Makkah, Tiga Kloter Haji Kalsel Menanti Puncak Haji 1443 Hijriah

Bahkan pihak Kemenag tak mengetahui kuota atau jumlah jamaah yang diberikan Kerajaan Arab pada Indonesia.

Diketahui, haji furoda merupakan haji yang diperoleh dari visa undangan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Undangan diberikan sebagai tanda hubungan diplomatik.

Haji Sultan dan Harganya

Haji Furoda atau yang disebut juga Haji Sultan menjadi sorotan karena banyak jamaah yang dipulangkan dan tak jadi berangkat.

Masalah yang muncul karena masalah visa, padalah calon jamaah haji furoda sudah membayar tarif yang tak sedikit.

Berapa harga untuk berangkat haji Furoda?

Bukan rahasia lagi, jika harga haji furoda kerap dijual dengan harga ratusan juta.

Bahkan tarifnya melebihi ONH Plus dulu.

Tak heran jika haji furoda dijuluki sebagai hajinya para sultan.

Seperti dikutip dari tribunnews.com, beberapa agen membuka harga haji furoda mulai 17.000 dolar AS atau sekitar Rp 254 juta hingga 20.000 dolar AS atau sekitar Rp 299 – Rp 300 juta (dengan kurs Rp 14.938).

Dengan haji furoda, pihak travel akan menawarkan hotel bintang lima dan beberapa fasilitas lengkap selama beribadah haji.