Banjir di Martapura, Simpang Sekumpul, Jalan Tanjung Rema dan Permukiman di Sungai Sipai Terendam

MARTAPURA, Kalimantanlive.com – Hujan deras yang terjadi sejak subuh menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Martapura, Kabupaten Banjar terendam air.

Banjir yang terjadi tidak separah kejadian tahun 2021 lalu. Ketinggian air yang menggenangi sejumlah kawasan seperti di simpang Jalan Sekumpul Martapura, Jalan Tanjung Rema dan Sungai Sipai. Ketinggian air bervariasi hingga setinggi lutut orang dewasa.

Namun, lalu lintas di kawasan yang terendam banjir seperti di Simpang Sekumpul masih lancar. Demikian juga di Jalan Tanjung Rema dan Sungai Sipai Martapura.

BACA JUGA 😐
Banjir di Banjarbaru, Pedagang Pasar Landasan Ulin Panik Sayuran dan Cabe Terseret Air

Kawasan Pintu  Air yang dekat dengan saluran Irigasi juga terendam air. Air terlihat menutupi jalan dan lingkungan di Pintu Air dengan ketinggian semata kaki.

Hujan deras yang terjadi sejak subuh menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Banjabaru terendam.

Pasar Pasar Paramuan dan Pasar Landasan Ulin Jalan A Yani Km 24 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terendam, Senin (4/7/2022) pagi.

Kampung Pelangi Banjarbaru terendam air, Sabtu (4/7/2022). Warga membersihkan sampah yang menyangkut di badan
jembatan. (tangkap layar video WAG)

Akibat banjir, sayuran dan cabe milik pedagang kaki lima di Pasar Landasan Ulin hanyut terbawa air di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan itu.

Air yang secara tiba-tiba menggenangi kawasan terbuka tempat pedagang berjualan sayuran, buah-buahan, ikan dan lain-lain membuat lapak dagangan berantakan. Air menyerat sayuran, cabe milik pedagang.

Para pedagang terlihat panik dan berusaha menyelamatkan dagangan seperti buah-buahan, sayuran dengan memindahkan ke tempat yang lebih tinggi.

Sejumlah pengunjung terlihat mengabadikan kejadian itu lewat video di handphone.

“Nah, lombok larutan, sayuran larutan, kasihan. Korban kebanjiran Pasar Ulin,” kata seorang warga yang merekam kejadian.