BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Hujan yang mengguyur kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan sejak pagi pukul 06.00 hingga pukul 09.00 Wita, Senin (4/7/2022) membuat sebagian wilayah di tengah kota Seribu Sungai ini terandam.
Kondisi hujan yang turun sangat deras itu ditambah pasang air sungai, membuat kawasan di pinggir sungai juga terandam.
Jalan yang terandam antara lain Jalan Hasan Basri Kayutangi, Lambung Mangkurat, Simpang Ulin, hingga Pasar Sudimampir.
Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, telah menginformasikan kondisi ini.
Saat ini ketinggian air rendaman di titik-titik rawan mencapai 10-30 sentimeter.
BPBD juga memperingatkan agar masyarakat terus waspada dengan kondisi cuaca ekstrim.
“Tim sudah kami terjunkan. Peralatan juga disiapkan. Semoga airnya lekas turun,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, Fahrurazi.
Selain itu, BPBD juga akan terus waspada, akan ancaman air kirimkan dari daerah tetangga yang saat ini juga tengah diguyur hujan deras.
“Informasi yang kami terima, seperti Pelaihari, Banjarbaru dan sekitarnya juga hujan,” kata Fahrurazi.
Sementara itu, Kabid Sungai, Dinas PUPR Banjarmasin Hizbul Watoni mengakui bahwa saat ini permukaan air sungai sedang pasang.
“Kondisi air sungai sudah menuju puncak pasang harian, prediksi jam 2 siang baru mulai air surut,” Kata Watoni.
Banjarbaru Juga Terendam
Hujan deras juga mengguyur Kota Banjarbaru, Senin (4/7/2022) sejak pukul 06.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita.
Beberapa jalan ruas jalan dan titik permukiman warga di Kota Banjarbaru tergenang air, akibat meluapnya beberapa drainase dan sungai yang ada di Banjarbaru.
Dari pantauan kawasan yang terendam seperti Jalan A Yani dari jembatan kembar Km 34 sampai Km 35 tinggi air mencapai 15-30 cm.
Debit air sungai Kemuning juga terus mengalami kenaikan level permukaan.
Sementara itu beberapa wilayah permukiman di Banjarbaru mulai terjadi kenaikan debit air terutama di wilayah bantaran sungai.







