FAKTA-Fakta Banjir di Kalsel, dari 1.587 Jiwa Terdampak hingga 1 Bocah Meninggal Dunia

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah fakta terungkap terkait musibah banjir yang menimpa sebagian wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (4/7/2022) kemarin.

Hujan lebat yang turun terus-menerus sejak dini hari pukul 03.00 WITA hingga pukul 11.30 WITA, kemarin membuat sejumlah kawasan, ruas-ruas jalan di Kota Banjarmasin direndam air.

Bahkan, sejak pukul 07:00 Wita terlihat beberapa ruas jalan yang terendam cukup dalam, hingga mengganggu lalu lintas terutama bagi pengendara kendaraan roda dua.

# Baca Juga :Banjir di Martapura, Simpang Sekumpul, Jalan Tanjung Rema dan Permukiman di Sungai Sipai Terendam

# Baca Juga :Banjir di Banjarbaru, Pedagang Pasar Landasan Ulin Panik Sayuran dan Cabe Terseret Air

# Baca Juga :Banjir Hadiah, Ribuan Goweser Kembali Ikuti MTB FUN XC #3 Amanah Borneo Park

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Bangun Penguatan Siring di Kawasan Ponpes Darussalam, Meminimalisir Dampak Banjir

Sejumlah jalan protokol yang terendam mencapai kedalaman 10 cm hingga 30 cm seperti Jalan Jendral Sudirman atau Simpang Empat Jembatan Merdeka, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Jalan Lambung Mangkurat depan Kantor Pos besar hingga depan kantor Pajak, serta Jalan DI Panjaitan Kecamatan, Banjarmasin Tengah.

Begitu juga Jalan Sultan Adam Kelurahan Surgi Mufti, Jalan Pangeran Hidayatullah Banua Anyar, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kelayan Tengah, Jalan Bumi Mas Baru dan Jalan Kelayan B.

Selain Kota Banjarmasin, air hujan juga merendam sejumlah wilayah di Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Bahkan di Banjarbaru, banjir yang terjadi kemarin sudah memakan korban jiwa seorang bocah.

Berikut Sejumlah Fakta yang Dikumpukan kalimantanlive.com:

Korban Terdampak Banjir Banjarbaru

Banjir yang melanda 5 kecamatan di Kota Banjarbaru telah berdampak bagi 1.587 jiwa dan 502 rumah.

Kalaksa BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie menuturkan berdasarkan data Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kota Banjarbaru terdata ada 7 Kelurahan yang terdampak banjir.

“Dari 5 Kecamatan ada 7 kelurahan yang terdampak banjir,” bebernya kepada kanalkalimantan.com.

Adapun Kelurahannya dirincikan Zaini, Loktabat Utara 26 jiwa meliputi 8 buah rumah, Loktabat Selatan 158 jiwa meliputi 40 buah rumah, Kemuning 177 jiwa meliputi 50 buah rumah.

Kemudian, Cempaka 754 jiwa meliputi 287 rumah, Guntung Payung 178 jiwa meliputi 42 rumah, Landasan Ulin Timur 258 jiwa meliputi 60 rumah dan Syamsudin Noor 36 jiwa meliputi 15 rumah yanh terdampak banjir.