Aksi mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalsel di depan Kantor DPRD Kalsel berjalan cukup kondusif, dikawal ketat pihak kepolisian.
Puluhan polisi berpakaian lengkap terlihat berjaga sambil duduk berhadap dengan mahasiswa yang berorasi di Jalan Lambung Mangkurat.
BACA JUGA:
Mahasiswa Demo Kantor DPRD Kalsel, Kenakan Topeng Presiden sambil Lakukan Aksi Ini
Sementara itu anggota Komisi II Karlie Hanafi mengatakan, pihaknya sejauh ini juga belum pernah menerima rancangan draf RKUHP tersebut.
“Kami sama dengan mahasiswa, jika memang ada pasal-pasal yang dianggap bermasalah dan merugikan rakyat, kami juga mengkritisi, menolak dan protes sesuai kewenangan dewan,” ujarnya di sela-sela aksi.
Karlie Hanafi mengatakan, jika telah menerima draf secara utuh, pihaknya akan mengundang pakar, akademisi dan ahli hukum pidana untuk membahas pasal-pasal di RKUHP yang dianggap bermasalah.
“Kalau pun berbeda dengan keputusan DPR-RI, kita masih bisa melakukan uji materil di MK.
Kalimantanlive.com/eep
Editor : Elpian










