SURABAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Anak kiai di Jombang berinisial MSAT yang jadi DPO Sejak 2019, hingga saat ini masih buron.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mendesak kepolisian segera memproses hukum anak kiai Jombang tersebut.
Diketahui MSAT yang telah berstatus tersangka di kasus dugaan pelecehan seksual dan jadi buron Polda Jatim berulang kali mangkir panggilan polisi.
# Baca Juga :Sopir Berpistol Nyamar Jadi Polisi Lakukan Penyekapan, Ternyata Seorang Buronan
# Baca Juga :Bandar Sabu dari Pelosok Dayak HST Diciduk di Desa Layuh, Sempat Buron 7 Bulan
# Baca Juga :Buronan Polisi Jepang Mitsuhiro Taniguchi Ditangkap di Lampung, Tipu Dana Covid-19
# Baca Juga :Buronan Polisi Berfoto Bersama Seorang Anggota DPR RI, Polda Sumut Beralasan Tak Menemukan Samsul Tarigan
“Hukum berlaku kepada siapa pun, tidak pandang bulu dan golongannya, apa status sosialnya, mau kaya, mau miskin, mau pejabat, mau rakyat, mau tokoh, mau enggak tokoh,” kata Marzuki, Selasa (5/7/2022).
a mendukung langkah tegas kepolisian untuk menegakkan hukum serta menindak siapapun yang melanggar termasuk tokoh pondok pesantren.
Menurutnya, aparat penegak hukum pun tak boleh ragu untuk memproses jika memang ada dugaan tindakan kriminal.
“Kami dukung polisi dan kejaksaan terus menindak siapapun yang melanggar undang-undang. Kami enggak tahu, mau pondok pesantren, mau apa, mau Gang Dolly [eks prostitusi di Surabaya], mau apa, pokoknya melanggar dan pelanggarannya jelas, tindak saja sudah,” ucapnya.
Dia menegaskan bahwa negara diwakili lembaga kepolisian dan kejaksaan serta pengadilan dalam hal penegakkan hukum.
Oleh karena itu, negara tak boleh kalah oleh kelompok manapun. Penegakan hukum harus tetap berjalan. Jika tidak, kepercayaan masyarakat akan menurun.
“Itu penting sekali sehingga kalau ada kasus beres, ada kasus beres, rakyat tetap percaya kepada aparat. Kalau ada kasus enggak beres, lama-lama apalagi Jatim ada yang panas-panas, bisa-bisa main hakim sendiri di jalan,” ujarnya.
Sebelumnya, ratusan personel gabungan Polda Jawa Timur dan Polres Jombang melakukan pengejaran terhadap MSAT. Namun anak kiai Jombang itu kembali gagal diringkus.







