Kenapa servernya belum diganti? Jaini mengungkapkan, karena belum tersedia alokasi anggarannya di APBD Murni 2022 untuk pembelian empat server.
“Kami memang tidak ada mengalokasikan anggaran pembelian server lift di APBD Murni 2022,” imbuhnya.
Dari hasil analisis pihak ketiga itu, lanjutnya, untuk bisa memfungsikan dua unit lift di gedung A, maka diperlukan sebanyak empat server baru, karena server yang ada ini sudah termakan usia selama 7 tahun.
Jaini melanjutkan, untuk merealisasikan pengadaan server, rencana kami nanti APBD Perubahan 2022 atau APBD Murni 2023 dialokasikan anggaran pembelian empat server tersebut.
“Untuk pengadaan empat server itu diperlukan anggaran sebesar Rp800 juta. Semoga nanti usulan di dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) nanti bisa disetujui,” harapnya.
Berdasarkan pantauan Kalimantanlive.com, akibat tidak berfungsinya dua dari tiga unit lift di gedung A DPRD Kalsel, aktivitas sedikit terganggu.
Wakil rakyat, karyawan, staf maupun tamu yang mau turun maupun naik mengikuti rapat dengar pendapata atau pertemuan di ruang komisi-komisi di lantai IV sedikit terhambat karena harus antre memakai satu lift.
Sementara di bagian depat pintu lift lantai satu dan lantai empat yang tidak berfungsi ditempel tanda peringatan bahwa lift sedang dalam perbaikan.
Kalimantanlive.com/eep
editor : elpian










