BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan) Provinsi Kalimantan Selatan mengusulkan anggaran pengadaan server sebesar Rp 800 juta untuk perbaikan dua unit lift di Gedung DPRD Kalsel yang mengalami kerusakan dalam beberapa bulan terakhir.
Dua dari empat unit lift di “Rumah Banjar” tidak berfungsi dalam beberapa bulan terakhir akibat kerusakan alat penunjang lift, yaitu server.
Setiap lift di gedung dewan memiliki dua server untuk mengoperasikannya. Sedangkan harga pengadaan satu unit server cukup malah yakni Rp 200 juta.
BACA JUGA: Wakil Gubernur Muhidin Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2023, Ketua DPRD Kalsel: Kami Siap Mengawal
Menurut Plt Sekretaris DPRD Kalsel Muhammad Jaini, SE, MAP mengatakan, fasilitas lift sebagai penunjang aktifitas anggota dewan, karyawan sekretariat dewan maupun tamu yang datang berkunjung ke kantor dewan jumlahnya ada sebanyak lima unit lift.
“Empat unit di gedung A dan satu unit di gedung B,” ujar Jaini.

Sedangkan lift yang tidak bisa difungsikan berada di gedung A sebanyak dua unit.
“Kondisi dua unit lift di gedung A memang rusak tidak bisa difungsikan,” jelasnya.
Menurut Jaini, kondisi dua unit lift yang rusak itu memang tidak bisa diperbaiki, meskipun anggaran pemeliharaan lift di gedung dewan tahun 2022 tersedia sekitar Rp125 juta.
“Tidak bisa diperbaiki, karena yang rusak itu servernya,” ujarnya.
Berdasarkan laporan dari hasil analisis pihak ketiga yakni rekanan, lanjut Jaini, bahwa untuk dua unit lift di gedung A, servernya tidak bisa lagi diperbaiki, tapi harus diganti yang baru.
“Untuk pergantian server itu perlu biaya tinggi, karena satu server harganya sekitar Rp200 juta,” katanya.







