FAKTA-Fakta Dugaan Pencabulan Anak Kiai Jombang, dari Gugat Kapolda Jatim hingga Dijemput Paksa

3. Kiai Mukhtar Minta Anaknya Tak Ditangkap

KH Muhammad Mukhtar Mukthi di hadapan ratusan jemaah meminta Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat tak menangkap anaknya. Permintaan itu dilakukan ketika Kiai Mukhtar mengundang Nurhidayat dalam acara tausiah yang dihadiri ratusan jemaah Shiddiqiyyah di Ponpes Majma’al Bachroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Desa Losari, Ploso, Jombang, Minggu (3/7) malam.

“Bismillahirohmanirohim. Allahu akbar. Demi untuk keselamatan kita bersama, demi untuk kejayaan Indonesia Raya, masalah ini masalah keluarga. Untuk keselamatan kita bersama, untuk kebaikan kita bersama, untuk kejayaan Indonesia Raya, masalah fitnah ini masalah keluarga. Untuk itu kembalilah ke tempat masing-masing jangan memaksakan diri mengambil anak saya yang kena fitnah ini. Semuanya itu adalah fitnah, Allahu Akbar,” kata ayah MSAT.

Acara itu digelar pada hari yang sama ketika polisi memburu MSAT yang berhasil meloloskan diri dari kejaran dan pengepungan tim gabungan kepolisian.

4. Dijemput Paksa Ratusan Personel

Ratusan personel gabungan Polres Jombang dan Polda Jawa Timur serta pasukan Brimob dikerahkan untuk mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah hari ini Kamis (7/7). Pengerahan itu dilakukan dalam upaya menjemput paksa MSAT.

Aparat mulai merangsek ke lokasi sekitar pukul 07.30 WIB dan 08.40 WIB. Akibatnya, jalan sekitar pesantren yakni Jalan Raya Ploso ditutup.

5. Puluhan Simpatisan Ditangkap

Proses penjemputan paksa MSAT di pondok pesantren berujung ricuh. Satu personel polisi diduga terluka akibat bentrok dengan simpatisan yang menghalangi aparat masuk ke area pesantren.

Puluhan simpatisan pun ditangkap. Mereka digelandang menggunakan tiga truk polisi dan Satpol PP Mapolres Jombang untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami memilah-milah mana santri dan mana yang bukan santri, dan kami sudah angkut tiga truk dan belum data jumlahnya. Nanti akan kita data ke Polres kita akan periksa semua,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto.

editor : NMD
sumber : Kalimantanlive.com/CNN Indonesia