BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah pengumuman di media sosial menyebutkan bahwa Kantor Disdukcapil Kota Banjarbaru ditutup.
Penutupan kantor pelayanan masyatakat itu diumumkan di Instagram Disdukcapil Kota Banjarbaru.
Jadi mulai hari ini Jumat (8/7/2022) masyarakat Kota Banjarbaru yang ingin berurusan ke Kantor Disdukcapil lewat tatap muka tidak bisa.
# Baca Juga :Jelang Idul Adha, Penjualan Daging di Pasar Bauntung Banjarbaru Merosot, Pedagang Mengaku Lesu
# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG: Banjarmasin, Banjarbaru & 17 Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
# Baca Juga :Harga Bahan Pokok Melonjak di Banjarbaru, Pedagang Sebut Semua Janis Cabai Naik Tinggi
# Baca Juga :Pemkot Banjarbaru Evaluasi Penanganan Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem Seminggi Kedepan
Seperti tertuang dalam instagramnya, Disdukcapil menyampaikan jika dengan adanya karyawan Disdukcapil yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka sejak Jumat (8/7/2022) sampai waktu yang belum ditentukan dengan pemberitahuan selanjutnya pelayanan tatap muka pada kantor Disdukcapil Kota Banjarbaru ditutup sementara.
Meski begitu terpantau kantor Disdukcapil Kota Banjarbaru masih tampak ramai dikunjungi warga yang ingin berurusan.
Satpam juga tampak tetap berjaga untuk menginformasikan ke warga yang sudah terlanjur datang.
Tutupnya pelayanan kantor Disdukcapil itu ternyata satu orang operator di kantor itu positif Covid-19.
Akibatnya kantor ditutup untuk disterilkan dan akan dilakukan tracing.
Jelas Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Banjarbaru, Andina, ada satu orang di bidangnya yang terpapar covid 19 sehingga kantor Disdukcapil Kota Banjarbaru harus ditutup sementara.
“Bukan yang frontliner juga, tapi yang bersangkutan terpapar covid 19 dengan keluarganya juga,” katanya.
Demi menghindari meluasnya penyebaran Covid 19 ke karyawan lain, maka ujarnya diputuskan oleh Kadis agar kantor ditutup sementara.
Sejak pagi kata Andina sudah dilakukan sterilisasi di kantor Disdukcapil Kota Banjarbaru.
Namun untuk tracing karyawan yang sudah terpapar akan dilakukan Senin (11/7).
“Dari Puskesmas Sungai Ulin yang akan melakukan tracing karena karyawan kami yang terpapar itu warga sana, dan informasinya tracing dilakukan Senin karena kan besok sudah libur persiapan Idul Adha juga dan masa inkubasi katanya, mungkin Senin akan lebih terlihat yang sudah terpapar siapa saja,” rincinya.
editor : NMD
sumber : kalimantanlive.com/banjarmasin.tribunnews.com








