Usai Gempa M 5,2, 108 Gempa Bumi Susulan Guncang Malang dan Lumajang

MALANG, KALIMANTANLIVE.COM – Gempa bumi di kawasan Malang dan Lumajang merupakan susulan dari adanya gempa bumi magnitudo 5,2, Sabtu (9/7/2022) sekitar pukul 03.27 WIB dini hari.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Statsiun Geofisika Karangkates Malang mencatat telah terjadi 108 kali gempa bumi di kawasan Malang dan Lumajang sepanjang hari Sabtu (9/7/2022) hingga Minggu (10/7/2022).

# Baca Juga :Taliban Kewalahan Tangani Ribuan Mayat Korban Gempa di Desa Terpencil di Afghanistan

# Baca Juga :Afghanistan Dihantam Gempa Berkekuatan M 6.1, Ratusan Rumah Hancur dan Korban Capai 700 Orang

# Baca Juga :GEMPA Mamuju, 1.000 Warga Mengungsi, Kebutuhan Mendesak: Tenda, Tikar, Selimut dan MCK

# Baca Juga :Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Panik dan Berhamburan

“Betul, hingga Minggu (10/7/2022) pukul 04.00 WIB tercatat sebanyak 108 kali terjadi gempa susulan pasca-gempa bumi magnitudo 5,2 di Lumajang,” ungkap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang, Mamuri melalui pesan singkat, Minggu (10/7/2022).

Besaran gempa bumi bervariasi, terkecil magnitudo 2,6 hingga gempa utama magnitudo 5,2.

Mamuri menyebutkan. gempa bumi susulan itu terjadi karena adanya aktivitas tektonik yang biasanya dipicu oleh karakter batuan yang rapuh.

“Mudah-mudahan hanya magnitude kecil-kecil saja. Kami masih terus monitor,” tuturnya.

Gempa bumi susulan, menurut Mamuri jarang terjadi dengan magnitudo yang lebih besar.

“Namun demikian, sampai saat ini gempa bumi belum bisa diprediksi. Jadi sebaiknya untuk selalu tetap waspada,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Lumajang Minta Semua Instansi Sediakan Lapangan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Untuk diketahui, gempa bumi magnitudo 5,2 mengguncang Lumajang, Sabtu (9/7/2022) dini hari sekitar pukul 03.27 WIB, dengan episenter terletak pada koordinat 9,68° Lintang Selatan 112,89° Bujur Timur.

Getaran gempa bumi itu dirasakan hingga ke wilayah Malang dan Blitar dengan skala intensitas II MMI.

BMKG menyebut gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berjarak sekitar 175 kilometer arah barat daya Lumajang pada kedalaman 47 kilometer.

editor : NMD
sumber : kompas.com

News Feed