Tiga Jam Mencari, Korban Tenggelam di RK Ilir Banjarmasin Ditemukan Tak Bernyawa

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pria yang tak punya identitas yang tenggelam di Sungai Martapura di kawasan LK Ilir, Banjarmasin, Kalimantan Selatan ditemukan oleh personel Water escue sudah meninggal dunia.

Petugas yang melakukan pencarian selama tiga jam, akhirnya menemukan korban tenggelam di Sungai Martapura, Jalan RK Ilir Jembatan Pekauman.

# Baca Juga :KRONOLOGI Seorang Tenggelam di Jembatan RK Ilir Banjarmasin, Gegara Jukungnya Karam

# Baca Juga :Dikeliling Sejumlah Buaya, Korban Tenggelam di Tanahbumbu Ditemukan, Kondisinya Penuh Luka Gigitan

# Baca Juga :15 Penumpang Tak Ditemukan, Proses Pencarian Korban Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi Dihentikan

# Baca Juga :Korban Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi Tiba di Kotabaru, KRI Sultan Hasanuddin Angkut Empat Orang

Selanjutnya jasad korban tenggelam langsung di evakuasi, menuju Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

“Alhamdulillah jasad korban sudah ditemukan, tepat pukul 13.00 wita,” ujar Jainal Arifin, saksi di lapangan, Selasa (11/7/2022).

Diberitakan sebelumnya seorang pria diperkirakan berusia 50 tahun, tenggelam di Sungai Martapura, Jalan RK Ilir, Jembatan Pekauman, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalsel.

Jainal Arifin, saksi di lapangan menyebutkan, bahwa pria yang masih belum diketahui identitasnya tersebut tenggelam sekira pukul 09.15 wita.

Awalnya jelas Jainal, pria paruh baya itu terlihat sedang menguras air pada perahu yang ditumpanginya.

Namun karena alat kuras yang minim, sehingga membuat perahu tersebut karam.

“Mungkin perahunya mengalami bocor parah, perahunya karam,” ujar Jainal.

Setelah kapal tersebut karam, Jainal sempat menyaksikan pria tersebut berenang menuju tepi sungai.

Namun nahas, pria tersebut tenggelam sebelum sempat menyelamatkan diri.

“Saya mau menolong, tapi tidak berani karena posisinya masih di tengah sungai,” ungkap Jainal.

Jainal juga mengungkapkan, sebelum pria tersebut tenggelam, sempat ada dua perahu bermesin yang melintas.

Ia dan warga yang ada di lokasi kejadian mengaku sudah berupaya meminta tolong, agar pengguna perahu menolong pria tua tersebut.

“Enggak tahu kenapa, orang yang menggunakan perahu tidak menolong,” terangnya.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com