Dua Wartawan Senior H Lutfi Darlan dan Zainal Helmie akan Perebutkan Kursi Ketua PWI Kalsel 2022 -2027

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dua wartawan senior Kalimantan Selatan, H Lufti Darlan dan Zainal Helmie akan bersaing menjadi Ketua PWI Kalsel periode 2022-2027 pada Konferda PWI Kalsel akhir Juli 2022.

Panitia Konferensi Kerja dan Konferensi Daerah PWI Provinsi Kalsel telah menerima berkas pendaftaran bakal calon Ketua PWI yang berminat mengikuti pemilihan Ketua PWI Kalsel periode 2022-2027.

Kedua bakal calon yang akan berkontestasi adalah petahana Ketua PWI Kalsel yang masih aktif Zainal Helmie dari KlikKalsel.com dan Lutfi Darlan dari Kalsel Pos.

BACA JUGA:
Ketua PWI Tanah Bumbu Doakan Wartawan RSB Desy Aulia Lulus UKW di PWI Kalsel

Kedua wartawan senior ini nantinya akan memperebutkan suara sekitar 240 anggota biasa yang memiliki hak memilih, para akhir Juli 2022 ini.

Ketua panitia Konferda PWI Kalsel Kiki Arianzah, Selasa (12/7/2022), menjelaskan panitia berkoordinasi dengan PWI Pusat untuk memastikan keabsahan suara anggota biasa yang berhak untuk memilih.

Zainal Helmie, Ketua PWI Kalsel (BeritaBanjarmasin.com)

“Dari data yang kami terima dari PWI Pusat, saat ini sudah ada 151 kartu anggota biasa yang diterbitkan, kemudian yang terdata masih aktif ada 49 kartu, serta yang masih berproses verifikasi di PWI Pusat sebanyak 41 kartu. Namun, kami belum bisa memastikan apakah yang berproses itu bisa diterima atau ada yang gugur karena tak memenuhi syarat,” jelas Kiki dalam konferensi pers didampingi panitia lainnya.

Dijelaskannya, sesuai ketentuan dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, anggota biasa yang tercatat sebagai ASN aktif maupun terafiliasi dengan partai politik tidak berhak untuk memilih.

“Untuk anggota biasa yang berstatus ASN ada pengecualian, yaitu LPP TVRI, LPP RRI dan ASN yang sudah pensiun berhak untuk memilih,” jelas Kiki.

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan, panitia konferda akan menerapkan aturan protokol kesehatan dan terus memperhatikan perkembangan kasus Covid yang trennya kembali meningkat.