BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk menyelamatkan spesis tanaman yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kebun Raya Banua Kalsel beberapa waktu lalu melaksanakan eksplorasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Dalam eksplorasi, tim dari Kebun Raya Banua membawa dua orang guide dari warga Desa Hinar Kiri, HST.
Dalam kesempatan itu, tim mencari jenis tanaman berupa obat, buah, kayu serta anggrek dengan target eksplorasi 500 spesimen.
# Baca Juga :Dua Wartawan Senior H Lutfi Darlan dan Zainal Helmie akan Perebutkan Kursi Ketua PWI Kalsel 2022 -2027
# Baca Juga :Ketua PWI Tanah Bumbu Doakan Wartawan RSB Desy Aulia Lulus UKW di PWI Kalsel
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Dukung Tiga Raperda Inisiatif DPRD Kalsel, Krusial dan Menyangkut Kepentingan Publik
# Baca Juga :Dugaan Investasi Trading Bodong di Banjarmasin, Kerugian Capai Rp 4 M, Polda Kalsel Diminta Diusut Tuntas
“Ternyata kami mendapat 655 spesimen dan dari spesimen itu didapat 68 spesies diantaranya tanaman akar kuning dan jelatang nyiru,” kata Kepala Kebun Raya Banua, Adilla Redha Yanti di Banjarbaru, Rabu (13/7/2022).
Lanjut Adilla, setelah diambil tanaman tersebut untuk dijadikan sampel, lalu diidentifikasi lagi untuk jenis dan nama latinnya serta jenis daerah.
Tanaman yang telah diambil sampel, akan disungkup terlebih dahulu selama kurang lebih tiga bulan.
“Apabila semua tahap selesai, akan kita tanam di Kebun Raya Banua agar bisa dilihat oleh masyarakat umum,” tuturnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini dilakukan selama enam hari di Desa Hinas Kiri pada akhir Mei yang lalu.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









