Hari Ini Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Dipulangkan, Tim Kesehatan Bersiaga

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Hari ini Jumat (15/7/2022), jemaah haji asal Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) akan terbang ke Tanah Air.

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel membeberkan prosedur pemulangan jemaah haji Kalselteng tersebut.

Menurut Kakanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, pemulangan jemaah haji embarkasi Banjarmasin yang berasal dari Kalselteng yang tergabung dalam Kloter 1 akan dimulai 24 Juli 2022.

# Baca Juga :Jamaah Haji 2022 Dilarang Dekati Unta, Ada Apa? Terungkap Ini Penyebabnya

# Baca Juga :HAL Baru dari Haji 2022 di Mekah Arab Saudi Usai Pandemi Covid-19

# Baca Juga :46 Calon Haji Furoda Dipulangkan, Menteri Agama Akan Sanksi Tegas Travel Haji Tak Sesuai Aturan

# Baca Juga :APA ITU Haji Furoda, Dijuluki Haji Sultan, Lalu Berapa Harganya di Indonesia

“Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan akan melakukan Pemantauan Kesehatan kepada setiap jemaah yang tiba di tanah air dengan melakukan pengecekan suhu melalui thermal scanner dan thermal gun di bandara internasional debarkasi,” jelas Tambrin yang sekarang ini masih berada di Makkah dalam pelaksanaan tugas sebagai Pengendali Penyelenggaraan Ibadah Haji di Arab Saudi.

Selanjutnya Tambrin menerangkan, setibanya jemaah haji di bandara kedatangan, akan dilakukan pengawasan kesehatan terhadap jemaah haji dan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri.

Pengawasan kesehatan di bandara dilakukan melalui pengecekan suhu dengan menggunakan thermal scanner dan thermal gun, serta pengecekan tanda dan gejala penyakit menular, potensi wabah, termasuk Covid-19.

“Selanjutnya apabila didapati jemaah dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan test antigen,” tambahnya.

Tambrin menegaskan tidak ada masa karantina saat pemulangan jemaah haji, yang ada pengawasan secara mandiri di daerah masing-masing.

Sehingga jemaah bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasa.

Tambrin selanjutnya mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk tetap menjaga protokol kesehatan, agar jemaah tetap sehat selama di Arab Saudi maupun nanti sekembalinya ke tanah air

Tambrin juga mengajak kepada jemaah haji agar melakukan pengawasan kesehatan secara mandiri selama 21 hari kedepan.

Sebab, pengawasan kesehatan secara mandiri ini dilakukan untuk mengantisipasi infeksi penyakit menular, di antaranya Covid-19, Meningitis, Mers CoV, Polio, dan penyakit lainnya.

“Oleh karenanya penting bagi jemaah haji untuk mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH),” katanya.

“Sebagaimana anjuran Kepala Pusat Kesehatan Haji jika ada jemaah yang sakit setelah beberapa hari pulang ke Tanah Air, mereka diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Tujuannya, agar bisa dilakukan pengontrolan kesehatan,” urainya.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com