BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Warga korban kebakaran di Jalan Pangeran Gang Nazwa RT 7, Banjarmasin Utara, Banjarmasin, Sabtu (16/7/2022) dini hari, yang kehilangan tempat tinggal terpaksa harus mengungsi ke tempat keluarga.
Salah satunya adalah Akhmadi (45), warga setempat yang menjadi korban dalam musibah kebakaran yang terjadi tadi malam, harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran di Jalan Pangeran Banjarmasin tadi malam, mengakibatkan sebanyak 4 rumah ikut terdampak. Tiga rumah mengalami kerusakan total dan rata dengan tengah, satu rumah lainnya mengalami kerusakan di bagian atas.
BACA JUGA :
Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Jalan Pangeran Banjarmasin, Saksi Mata Dengar Suara Ledakan
BACA JUGA :
Kebakaran Ban di Jalan Lingkar Dalam Dekat SMA Ukhuwah Gegerkan Relawan Pemadam Banjarmasin
Ahmadi, pengusaha kerupuk yang rumahnya ludes terbakar membenarkan api berasal dari bagian dapur rumahnya.
“Benar, pada awalnya memang istri ku ada dengan bunyi kretekan di bagian dapur. Saat itu juga api langsung besar, namun yang jelas kami tidak ada aktivitas memasak,” ujar Akmadi, kepada kalimantanlive.com.

Ia mengaku, pada mulanya dirinya memang ada menerima pesanan kerupuk dari pelanggan dan ditargetkan selesai hari ini.
“Kami terakhir menggoreng jam 10 malam, habis itu guringan. Kami tidak tau pasti apa itu pemicu kebakaran. Semua kerupuk pesanan pelanggan habis dilalap api.” katanya.
Ahmadi mengatakan, target kami ada 1000 kerupuk belinjo. “Harga jualan per bungkusnya Rp 1000, jumlah 1000 bungkus, total Rp 1 juta,” katanya.
Dalam musibah itu, Ahmadi hanya sempat menyelamatkan sepeda motor dan surat-surat berharga, sedangkan rumah dan seisinya tinggal puing dan rata dengan tanah.
“Yang diselamatkan Alhamdulillah ada motor, dan beberapa surat-surat penting,” ucapnya.







