BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Potensi banjir rob dari pasang surutnya air sungai di Banjarmasin membawakan dampak negatif kepada warga sekaligus pedagang di Jalan Jafri Zam-zam, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Terendamnya jalan yang tepat berada di pinggir Sungai Insan Banjarmasin itu menyebabkan penjualan dagangan mereka jauh menurun.
Aktivitas kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di Jalan Zafri Zam-Zam juga menyebabkan gelombang menerpa warung pedagang yang berada di pinggir jalan.
BACA JUGA:
Banjir di Martapura, Simpang Sekumpul, Jalan Tanjung Rema dan Permukiman di Sungai Sipai Terendam
Hariana Eka Lasmini (49), seorang pedagang di kawasan itu mengatakan banjir rob membawa dampak negatif bagi jualannya.
“Ya bergelombang saat kendaraan melintas. Banjirnya mulai dari jam 09.00 seperti hari ini. Biasanya nanti siang baru air surut,” ujarnya, Sabtu (16/07/2022).

Dia menyebutkan, banjir rob yang terjadi menyebabkan kurangnya pelanggan yang datang berbelanja.
“Sedikit banyaknya membawa dampak, karena orang jadi males mau mampir karena jalan banjir,” jelas Eka.
Hal yang sama juga dirasakan pedagang lainnya Mani (40). Selain lantai warung terendam air, penjualan juga menurun.
“Sudah sering banjir ini. Di jualan aku juga harus memberikan tingkatan terhadap barang yang rendah, kalau tidak bisa terendam,” katanya.







