BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Awal pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2022-2023 menjadi tahapan baru bagi para siswa setelah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ditiadakan saat pandemi covid-19 di Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu.
Seperti di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Banjarmasin, Senin (18/7/2022) terlihat sejumlah siswa sibuk mencari kelas dan tempat duduk.
Wakil Kepala SMPN 3 Banjarmasin, Norhapiji mengatakan, sejumlah pelaksanaan sudah pihaknya siapkan terutama pada hal pembelajaran.
# Baca Juga :SMKN 3 Banjarmasin Siap Laksanakan PTM Serentak, Siapkan Tim Satgas Antisipasi Covid-19 Jelang Tahun Ajaran Baru
# Baca Juga :JADWAL Masuk Sekolah di DKI, Jawa Barat dan Banten Diundur Jadi 12 Mei 2022, di Banjarmasin?
# Baca Juga :Kejuaraan Basketball Competition 3×3, SMA 7 Banjarmasin Raih Piala Gubernur Kalsel
# Baca Juga :Pelajar SMP Kelas 2 di Banjarmasin Barat Hilang di Sungai Kuin, Mandi Bersama Teman
“Dari hari Jumat sudah kami siapkan, dan lanjut hari ini terlaksana Pra LPS sebelum masa lingkungan sekolah bagi siswa kelas 7. Untuk PLS kami mulai Selasa besok,” ujar Norhapiji kepada Kalimantanlive.com, Senin (18/07/2022).
Menurut Norhapiji, untuk siswa yang duduk di kelas 8 dan 9. Pihaknya di hari pertama ini kembali kembali menyusun pembagian kelas dan jadwal pelajaran.
“Mulai hari ini kita siapkan. Setelah pembagian kelas dan jadwal pelajaran, kita langsung lanjut kegiatan belajar mengajar,” paparnya.
Norhapiji jelaskan juga, terkait sterilisasi lingkungan sekolah, pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk menanggulangi dampak pasca covid-19 di Banjarmasin.

“Sesuai arahan Kepala Sekolah tadi. Tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan selalu menjaga kebersihan,” ujarnya.
Aturan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang harus terdaftar vaksin bagi siswa, SMPN 3 Banjarmasin juga mengaku telah menerapkan pemberlakuan itu, sesuai aturan dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
“Ya untuk siswa kita sudah terdata vaksin 90%, kalau untuk siswa kelas 7 atau baru memang arahan dari awal ketika mendaftar. Dan untuk siswa kelas 8 dan 9 itu rata-rata sudah vaksin di dosis 2, ” terang Norhapiji.
Ia berharap, agar pelaksanaan PTM serentak ini bisa menjadi awal yang lebih baik bagi para siswa untuk lebih baik terutama dalam kegiatan belajar. (Kalimantanlive.com/Ilham)
editor : NMD
sumber : kalimantanlive.com







