Dikeroyok, Dipalak & Disuruh Berkelahi oleh Kakak Kelas saat MPLS, Siswa Baru di Jambi Trauma Berat

KALIMANTANLIVE.COM – Seorang siswa di Provinsi Jambi trauma dan tak mau sekolah lagi, gara-gara mendapat penyiksaan saat berada di sekolah.

Siswa baru ini mendapat penyiksaan dan dikeroyok kakak kelasnya hingga mengalami luka bagian dalam di kakinya.

Kondisi memprihatinkan itu diungkapkan orangtua korban saat proses mediasi di sekolah.

# Baca Juga :VIRAL Video Claudio Martinez Dikeroyok di Diskotek Jakarta Selatan, Hanya Gara-gara Ini

# Baca Juga :DIPICU Masalah Sepele, Kakak Beradik di Banjarbaru Keroyok Seorang Pria Hingga Babak Belur

# Baca Juga :Dikeroyok 15 Remaja di Makam, Ustaz Qomar Babak Belur, Lakukan Perlawanan hingga Pelaku Terpental

# Baca Juga :Amaq Sinta, Korban Begal Jadi Tersangka: Dikeroyok, Ditebas Pakai Samurai, Baju Robek Tapi Tubuh Tidak Luka

“Anak saya trauma. Dia takut mau sekolah lagi. Saat mediasi di sekolah, anak saya dilarang ngomong,” kata Arga melalui pesan singkat, Senin (18/7/2022) seperti dikutip di Kompas.com.

Atas kejadian itu, Arga mengaku sudah melaporkan ke polisi.

Dirinya juga menyesalkan kejadian itu lolos dari pengawasan sekolah.

“Sekolah harus mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam tugas dan fungsinya (pembinaan dan pengawasan). Jadi masalah seperti ini tidak terulang,” kata Arga.

Sementara itu Dinas Pendidikan Kota Jambi mengaku sudah dikoordinasikan dengan pihak sekolah.

“Kita sudah berkoordinasi dengan sekolah dan akan diselesaikan secepatnya,” kata Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Terjadi saat MPLS

Arga melanjutkan, peristiwa yang menimpa anaknya, AK (12), tersebut terjadi saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Saat itu anaknya diminta untuk berkelahi dengan siswa baru lainnya.

Namun, kata Arga, anaknya menolak permintaan kakak kelas itu.

Melihat itu, kata Arga, beberapa kakak kelas lalu mencoba memalak anaknya. Namun korban juga tak menurutinya.

Setelah itu korban dikeroyok di halaman belakang sekolah.

“Anak saya dikeroyok oleh 3 orang kakak kelasnya dan mengalami cedera serius pada bagian kaki,” kata Arga melalui pesan singkat, Senin (18/7/2022).

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasar hasil visum RS Bhayangkara Jambi, korban alami lebam di bagian wajah dan punggung dan dari hasil rontgen ada kaki korban yang retak.

editor : NMD
sumber : kompas.com