PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah warga yang tinggal di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (20/7/2022) siang, geger, menyusul ditemukannya mayat tertimbun pasir.
Menurut informasi, mayat tersebut ditemukan terdampar di pesisir pantai di sekitar Sungai Sapat tak jauh dari Tanjung Selatan (Tanjungsilat).
Namun, tempat penemuan jasad itu berjarak lumayan jauh dari pemukiman warga Batakan.
# Baca Juga :KM Cahaya Arafah Tenggelam Dihajar Ombak, Begini Kondisi 66 Orang Penumpangnya
# Baca Juga :Kisah Pilu Suami Tak Bisa Meraih Istri saat Mobil Travel Tenggelam di Sungai Pugaan Tabalong
# Baca Juga :Tiga Jam Mencari, Korban Tenggelam di RK Ilir Banjarmasin Ditemukan Tak Bernyawa
# Baca Juga :KRONOLOGI Seorang Tenggelam di Jembatan RK Ilir Banjarmasin, Gegara Jukungnya Karam
Kabar penemuan mayat itu semakin heboh karena infonya menyebar cepat di grup WA warga Tala.
Foto mayat tersebut tampak terdampar di pesisir pantai. Ini terlihat dari posisi lengan yang sebagian terbenam pasir.
Posisi tubuh terlentang, bagian kepala telah berupa tengkorak. Sedangkan bagian badan dan kaki masih terbalut kulit yang tampak kembung.
Kondisinya bercampur pasir terutama di bagian badan. Sementara lengan sebagian telah terlihat tulang belulangnya.
“Memang benar ada kabar penemuan mayat di sekitar Sungai Sapat. Petugas masih ke lokasi,” ucap Ketua RT 16 Desa Batakan Ahmadi kepada banjarmasinpost.co.id via telepon.
Ia mengatakan menuju lokasi memang lumayan jauh. Selain itu kondisi medan juga tak mudah dilintasi.
Di kalangan sebagian warga muncul spekulasi kemungkinan mayat tersebut bagian dari kru LCT Anugerah Indasah yang beberapa pekan lalu tenggelam di perairan Tanjung Selatan. Saat itu tercatat lima orang yang belum ditemukan.
Lima orang lainnya selamat tak lama pascakejadian. Sedangkan satu orang lainnya ditemukan tim SAR Gabungan dalam keadaan mengapung dan meninggal di perairan setempat beberapa hari setelahnya.







