KALIMANTANLIVE.COM – Setelah melakukan aksi nyeleneh yang dianggap menghina umat Islam di seluruh dunia, wartawan Israel, Gil Tamary, melayangkan permintaan maaf.
Gil Tamary sempat membuat geger Arab Saudi dan umat Muslim lantaran menyusup masuk ke Mekkah, kota suci yang tak boleh dikunjungi umat non-Muslim.
Tamary dianggap umat Muslim menghina Islam setelah merilis videonya berpelesir di Kota Mekkah hingga melewati gerbang Masjidil Haram.
# Baca Juga :Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Asal Mau Main di Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menolak
# Baca Juga :HAL Baru dari Haji 2022 di Mekah Arab Saudi Usai Pandemi Covid-19
# Baca Juga :Warga Arab Saudi Kelola Warung Indonesia untuk Jemaah Haji, Sediakan Jajanan Tradisional Nusantara
# Baca Juga :Dinilai Promosikan LGBT, Arab Saudi Razia Barang: dari Rok hingga Mainan ‘Pelangi’
Dalam pernyataannya, Tamary mengaku tak bermaksud menyinggung umat Muslim, tapi justru ingin menunjukkan keindahan Kota Mekkah yang sangat penting bagi dunia Islam.
“Saya ingin menegaskan kembali bahwa kunjungan ke Mekkah tidak dimaksudkan untuk menyinggung umat Islam atau orang lain. Jika ada yang tersinggung karena video ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” kata Tamary melalui kicauan di Twitter pada Selasa (19/7/2022) seperti dikutip di CNNIndonesia.
“Tujuan dari seluruh upaya ini adalah untuk menunjukkan pentingnya Mekkah dan keindahannya. Keindahan agama, dan diharapkan bisa memperbesar rasa toleransi antara umat beragama dan inklusivitas,” paparnya menambahkan.
Tamary juga sempat mengatakan bahwa kunjungannya ke Mekkah seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Tamary merekam perjalanannya melalui video yang kemudian disiarkan media tempat dia bekerja, Channel 13, pada Senin (18/7).
Dalam video itu, Tamary menyelipkan vlog dirinya sendiri tengah tersenyum ke arah kamera sambil berkata, “Saya di sini, di Mekkah. Mimpi menjadi nyata.”
Middle East Eye melaporkan bahwa dalam kunjungan itu,Tamary juga melakukan berbagai tingkah “nyeleneh”, salah satunya swafoto di Gunung Arafat.
Lokasi tersebut merupakan tempat Nabi Muhammad menyampaikan khotbah terakhirnya. Tempat ini selalu dikunjungi umat Muslim kala melakukan ibadah haji.
Selain itu, Tamary mengendarai mobil melewati Gerbang Mekkah, yang merupakan gerbang batas akhir non-Muslim. Ia juga sempat berkunjung ke Masjidil Haram.










