Taksi Kuning Banjarmasin Sepi Penumpang, Sopir Minta Pemerintah Perhatikan Sejarah

Dari situ mereka menilai, pemerintah melupakan namanya sejarah, cerita Kota Banjarmasin.

“Pemerintah lupa sejarah itu. Sejarah taksi ini memiliki sejarah bagi Banjarmasin terutama dalam mengenal wisata religi dulu, seperti Pasar Terapung,” katanya.

Sejauh ini mereka mengaku tak pernah diperhatikan. Dari situ kelayakan armada juga menjadi kendala bagi mereka untuk mencari rezeki.

BACA JUGA :
MENGENAL Tawon Vespa yang Membunuh Sopir Taksi di Kapuas, Sangat Mematikan Kalau Berkelompok

“Kelayakan unit ya begini, kondisi sudah mulai menua. Selebihnya kami mengutamakan makan dirumah bagi keluarga, dibanding perbaikan, yang penting armada itu bisa beroperasi,” jelas Mastur.

Mereka berharap, agar pihak terkait bisa kembali memperhatikan angkutan kota ini kedepannya.

“Walaupun sudah ketinggalan jaman, kami harap pemerintah tidak menghilangkan makna sejarah taksi kota ini,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Fajar mengatakan, dampak sepinya hal tersebut karena maju teknologi yang membuat minimnya minat masyarakat untuk kembali ke angkutan kota.

“Ya karena kemajuan teknologi, karena banyak masyarakat memiliki transportasi sendiri. Hal itu juga merupakan minat utama dari masyarakat,” kata Fajar saat ditemui di ruangan kerjanya.