BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Guna percepatan dan dalam rangka mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia di Kota Banjarbaru, Tim Pelaksana HUT ke-77 RI mengadakan pertemuan untuk membahas rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru pada Jum’at (22/07/2022) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banjarbaru, Drs H Said Abdullah MSi dan seluruh Tim Pelaksana HUT ke-77 RI Kota Banjarbaru.
Agenda yang dibahas dalam pertemuan kali ini ada adalah kesiapan dari masing-masing seksi dan kegiatan lain yang mungkin bisa dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI ke-77 ini.
# Baca Juga :Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Banjarbaru
# Baca Juga :Sempat Diguyur Hujan, Wali Kota Tetap Buka MTQ Ke-XVIII Tingkat Kota Banjarbaru
# Baca Juga :Tiba 26 Juli 2022, Jemaah Haji Banjarbaru Wajib Jalankan Prokes Ketat Penjemputan
# Baca Juga :Ganti Kepemimpinan, DPC IWAPI Banjarbaru Bertekad Kembangan UMKM Perempuan
Dalam sambutannya, Said Abdullah optimis peringatan HUT ke-77 RI di Kota Banjarbaru dapat dilaksanakan seperti sedia kala sebelum masa pandemi covid-19.

“Kita akan melihat bagaimana pelaksanaan Rakernas Apeksi di Padang pada tanggal 8 Agustus 2022 mendatang, jika dilaksanakan tidak seperti pandemi covid-19, maka menjadi indikator bahwa peringatan HUT RI ke-77 tahun ini akan dilaksanakan seperti sebelum pandemi.” terangnya
Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Tim Pelaksana HUT RI ke-77 Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo, S.STP, MM memaparkan beberapa persiapan terkait kegiatan tersebut.
“Kendati demikian sampai saat ini belum ada arahan resmi dari Sekretariat Negara tentang pelaksanaannya, akan tetapi kita tetap mempersiapkan dengan matang kegiatan ini.”katanya
Mengingat waktu Peringatan HUT RI tidak sampai satu bulan lagi, Tim Pelaksana HUT ke-77 RI akan mempersiapkan dengan kondisi normal seperti sebelum masa pandemi covid-19 sehingga jika sudah ada petunjuk resmi dari Sekretariat Negara terkait pelaksanaan HUT ke-77 RI akan diatur kembali dan tidak banyak kegiatan yang akan dirubah.
Tidak kalah pentingnya dalam hal ini adalah kesiapan dari Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) yang mana pada tanggal 24 Juli sudah mulai melaksanakan pelatihan, untuk itu perlu bantuan dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan untuk penutupan jalan di depan Balai Kota, Satuan Polisi Pamong Praja untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi latihan dan Dinas Perumahan dan Permukiman untuk men-steril-kan tanaman yang menjadi pembatas jalan di depan Balai Kota.
Selain itu juga ada beberapa kendala yang dapat mengganggu latihan Paskibra yang salah satunya adalah ada kegiatan Pameran yang dilaksanakan dilapangan Dr. Murdjani sehingga sedapat mungkin pihak-pihak terkait dapat mengatur dan mengkoordinasikan dengan penyelenggara agar tidak mengganggu latihan Paskibra.










