Gubernur Sahbirin Berharap Pemerintah Pusat Percepat Realisasi Proyek Kereta Api di Kalsel

Gubernur Sahbirin bahkan sempat berseloroh di depan peserta Gowes Milad ke-41 Uniska MAB, dirinya akan terus menyanyikan lagu “Kereta Malam” hingga proyek transportasi massal di Kalsel terwujud.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel,
menyatakan pembangunan jalur transportasi kereta api dari kota Banjarmasin hingga kabupaten Tabalong, untuk menunjang IKN baru merupakan salah satu prioritas.

“Kita memang mengharapkan, Kota Banjarmasin sampai ke IKN Nusantara itu dapat terhubung dengan rel kereta api,” ujarnya, sebagaimana dilansir Abdi Persada FM.

BACA JUGA :
Gowes Milad ke-41 Uniska MAB Diikuti Ribuan Peserta, Paman Birin Doakan Jadi PTS Terbaik se-Indonesia

Menurut dia, dengan dibangunnya jalur rel sepanjang kurang lebih 213 Km tersebut, Kalsel yang didaulat sebagai pintu gerbang IKN juga akan memiliki berbagai macam mode transportasi.

“Kita harap ini akan jadi prioritas nasional nanti,” harapnya.

Pemprov Kalsel dalam perencanannya akan membangun 17 stasiun kereta api di tujuh kabupaten/kota di provinsi ini. Di antaranya di kabupaten Banjar, Tabalong, HST, HSS, Tapin, serta di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin.

Stasiun tersebut terdiri dari 1 stasiun penumpang, 12 stasiun penumpang dan barang, dan 4 stasiun operasi.

Selain pembangunan jalur rel kereta api, Ari menyebutkan, Bappeda Kalsel juga juga akan meminta persetujuan pembangunan Bandara Internasional di kabupaten Tabalong.

Pemkab Tabalong sendiri, sambung Ariadi, telah menyiapkan lahan seluas 200 hektare, guna mewujudkan pembangunan bandara tersebut.

“Mudah-mudahan semuanya ini dapat terwujud, walaupun masih panjang perjalanannya,” ujarnya.

Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian