Teguh menegaskan akan pentingnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai investasi jangka panjang dari sisi kesehatan.
“Kesehatan Gigi dan Mulut merupakan cerminan kesehatan tubuh. Karena apabila kesehatan gigi dan mulut jelek, otomatis kesehatannya juga jelek. Karena makanan akan melewati mulut,” tegasnya.
Kebahagiaan semakin nampak di wajah Paman Yani saat dimulainya aksi bakti sosial berupa sunatan massal. Ia menyebut kegiatan ini akan menjadi sejarah bagi anak-anak yang tidak lama lagi akan beranjak dewasa. Sehingga sangat diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
BACA JUGA:
Gali Potensi PAD Provinsi Kalsel, Paman Yani Dukung Produktivitas TPA Banjarbakula
“Kita minta Pemprov Kalsel memikirkan untuk melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan. Kalau diperlukan dukungan dari Komisi II DPRD Kalsel. Kami siap membantu,” paparnya.
Terlaksananya kegiatan ini juga ujar Paman Yani, membuktikan Pemprov Kalsel tidak hanya terpusat di Kota saja. Tetapi hingga pelosok. Karena kegiatan ini sudah sering dilaksanakan dan menjadi komitmen oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Menariknya kegiatan kali ini seluruh peserta mendapatkan layanan ektra berupa antar jemput dari relawan Sekenceng.
Sementara, Kepala Bidang Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin, Muhammad Aini mengaku sangat mendukung kegiatan ini, terbukti pihaknya menurunkan banyak personel, yakni 2 orang dokter. Apoteker 1 orang. Tenaga Paramedis Kamar operasi 8 orang. Tenaga kedaruratan 4 orang serta staf lainnya.
“Sebagai bagian dari Pemprov Kalsel yang selalu memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Maka kami juga ambil bagian untuk memberikan pelayanan kesehatan hingga kabupaten yang berada di pelosok di Kalsel,” ucapnya.







