KALIMANTANLIVE.COM – Media pemerintah KCNA melaporkan, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melontarkan pernyataan seperti menantang Amerika Serikat (AS) untuk perang nuklir.
Menurut Kim Jong Un negaranya siap perang nuklir dan konfrontasi militer dengan Amerika Serikat di tengah krisis yang dialami negara tersebut.
Menurut KCNA, Kim Jong Un melontarkan pernyataan keras itu pada pidatonya di peringatan 69 tahun angkatan perang Korut pada 27 Juli 2022, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Peringatan itu secara teknis masih menandai bahwa Korut dan Korea Selatan masih dalam masa peperangan.
# Baca Juga :Yuk Bikin Mochi ala Korea yang Kenyal dan Legit, Begini Resep Chapssaltteok
# Baca Juga :Segera Tayang di Disney+ Hotstar, Drama Korea Adamas, Kisah Saudara Kembang Menungkap Fakta Pembunuhan Sang Ayah
# Baca Juga :Menari Mengikuti Lagu BTS, Pemeran Tokyo Terkesan Adegan Pembuka di Money Heist Versi Korea
# Baca Juga :Baru 4 Hari Tayang di Korea, Top Gun: Maverick Capai 1 Juta Penonton
Kim kembali memperingatkan pemerintahan Korsel di bawah Presiden Yoon Suk-yeol, setiap upaya untuk melumpuhkan Korut akan mendapat respons keras dan pemusnahan.
“Saya sekali lagi menegaskan bahwa Korea Utara sepenuhnya siap untuk setiap konfrontasi militer dengan Amerika Serikat,” kata Kim Jong-un.
Korut dalam beberapa bulan terakhir melakukan uji coba rudal hipersonik dan rudal berkemampuan nuklir mereka.
Pada 10 Juli, Korsel melaporkan bahwa Korut diduga telah melakukan ujo coba peluncuran roket.
“Militer kami mendeteksi pelontar terbang yang diduga sejumlah pelontar roket Korea Utara dari sekitar pukul 18.21 hingga 18.37 hari ini,” demikian pernyataan kantor Kepala Staf Gabungan Korsel yang dikutip AFP.
Pernyataan itu berlanjut, “Militer kami menguatkan pengawasan dan kewaspadaan, dan terus dalam kondisi siaga sembari mempertahankan kerja sama Korsel-Amerika Serikat.”
Tak lama usai laporan ini dirilis, Kantor Keamanan Nasional Korsel langsung menggelar rapat darurat. Mereka menyatakan “memantau ketat” situasi dan mewaspadai penembakan lanjutan dari Korut.
editor : NMD
sumber : Kalimantanlive.com/CNN Indonesia








