Tunggu Surat Keputusan Sampai Jam 12 Malam, ALFI Kalsel Ancam Stop Aktivitas di Pelabuhan Trisakti

Namun pihak ALFI mengaku, jika hal tersebut tidak sama sekali belum clear dilanjuti malam nanti. Pihaknya mengancam bakal stop melakukan aktivitas di wilayah Pelabuhan.

“Kami tunggu surat itu sampai diserahkan kepada kami. Suratnya sudah disepakati tapi kita tunggu sampai jam 12 malam nanti, menunggu karena suratnya sedang dikonsep,” ujarnya.

BACA JUGA:
BREAKING NEWS : ALFI Kalsel Gelar Aksi Demo di Banjarmasin, Desak Pemerintah Cabut Solar Bersubsidi!

Sebab kata dia, surat itu yang menjadi putusan sah terkait kebijakan rapat di hari ini.

“Jika tidak, kami tidak akan bekerja di pelabuhan” katanya.

Ditanya awak media, jika pihaknya tidak bekerja, apakah turut membawa dampak terhadap perekonomian?

Ia menjawab, semua kebutuhan Kota Banjarmasin dan Kota lainnya akan terhenti, karena dampaknya kapal tidak bisa sandar di pelabuhan.

“Alasannya karena barang tidak keluar di pelabuhan, sudah kami sampaikan juga tadi ke pak Wakil Wali Kota, supaya sesegera mungkin, agar bisa normal kembali,” jelas Samosir.

Sementara itu, Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan, hal tersebut telah disetujui di cabut pada notulen rapat dan masih dalam menjalani proses beberapa tahapan prosedur.

“Memang sudah dicabut, tapi sesuai Prosedur karena ada tanda tangan juga,” katanya.

Ia mengakui, apa pun keluhan masyarakat harus dievaluasi, agar mereka bisa nyaman dan tenang.

“Kata mereka, mereka nunggu 3 sampai 4 hari. Berhari hari mereka tidak makan dan minum, itu yang harus kita evaluasi. Kita harapkan agar Pertamina bisa sesuai, apa yang jadi kebutuhan bisa dipenuhi dengan baik,” jelasnya.

Disamping itu, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyampaikan hal senada terkait hasil rapat tersebut.

“Hasil putusan rapat kami terima sebagai aspirasi. Selanjutnya tetap ke pemerintah kota untuk mengeksekusi hal ini,” katanya.