KALIMANTANLIVE.COM – Hati-hati membeli barang secara online tanpa mengatahui platform toko online yang jelas. Pasalnya kalau tidak diteliti akan mengakibat kerugian, seperti yang dialami warga Bali ini.
Seorang pria di Bali ingin membeli sepeda motor Kawasaki Ninja melalui marketplace di Facebook.
Pria beralamat di Gianyar, Bali ini justru hanya mendapatkan paket berisi satu kaus.
Akibatnya tak tanggung-tanggung, seperti dikutip di kompas.com, ria berinisial INGS tersebut mengalami kerugian hingga Rp 32 juta.
# Baca Juga :Penyanyi Jamal Mirdad Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Sertifikat Rumah
# Baca Juga :LUNA MAYA Merasa Dihipnotis, Pelaku Mengaku Provider Seluler Tawarkan Bonus, Lalu Minta Transfer, Ternyata Penipuan
# Baca Juga :WASPADA Penipuan Perumahan Berkedok Syariah, MUI Minta Konsumen Hati-hati Meski Berbasis Syariah
# Baca Juga :Waspada Penipuan Online, Perhatikan Lima Ciri ini
Kronologi Kejadian
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukawati Kompol I Made Ariawan mengatakan, dua pelaku adalah ZA (32) dan MAI (37).
Mulanya korban membeli sepeda motor di Kawasaki Ninja seharga Rp 32 juta di market place.
INGS saat itu memilih pembayaran dengan sistem cash on delivery (COD) atau pembayaran di tempat.
Namun, kemudian pelaku meminta korban untuk melunasi uang pembelian motornya dengan alasan orangtua sedang sakit.
Untuk meyakinkan korban pelaku MAI bersama temannya ZA mengedit bukti resi pengiriman barang sesuai yang dipesan oleh korban.
“Pelaku MAI berperan sebagai pemilik sepeda motor, dan ZA bertindak sebagai petugas J&T Ekpress untuk menyakinkan korban bahwa sepeda motor telah dikirim,” kata dia, Rabu (27/7/2022).
Dapat paket kaus
Ternyata waktu kemudian, INGS menerima paket.
Bukan sepeda motor Kawasi Ninja seperti yang diharapkan, INGS hanya menerima paket berisi kaus.
“Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 32 juta,” kata Ariawan.







