VIRAL Video Difabel Ditolak Naik KRL karena Masalah Sepeda, Ini Penjelasan KAI Commuter

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah unggahan video memperlihatkan seorang warga difabel dilarang naik Kereta Rel Listrik (KRL).

Dalam video viral tersebut, pengunggah menceritakan penolakan terhadap difabel yang akan menggunakan KRL di Stasiun Solo Balapan.

Seperti dikutip di kompas.com, disebutkan bahwa difabel penderita Celebral Palsy tersebut tidak diperkenankan naik KRL lantaran menggunakan alat bantu khusus sepeda roda tiga.

# Baca Juga :Viral! Video Orang Mencurigakan Dekati Anak-anak di SDN Pelambuan 1 Banjarmasin, Guru Lapor Bhabinkamtibmas

# Baca Juga :VIRAL Video Pengendara Wanita Mengaku Dipepet Rombongan Mantan Wapres yang Ugal-ugalan di Jaksel

# Baca Juga :Viral Video Istri TNI Ditembak Dua Pengandara Sepeda Motor Usai Jemput Anak Sekolah di Semarang

# Baca Juga :Viral! Video Sendal Rhoma Irama Hilang di Masjid Raya Sabilal Banjarmasin, Darul Qutni: Hoax

“Temen gw penderita celebralpalsi mendapat penokalan ketika mau naik KRL ke Jogja dari Salah satu sdi tasiun Solo. ditolak karena alasan menggunakan sepeda roda tiga. padahal kalo naik KRL di Jabodetabek diperbolehkan. bukti bahwa @KAI121 tidak ramah difabel,” tulisnya.

Unggahan viral itu berbunyi: “temen gw penderita celebralpalsi mendapat penokalan ketika mau naik KRL ke Jogja dari Salah satu sdi tasiun Solo. ditolak karena alasan menggunakan sepeda roda tiga. padahal kalo naik KRL di Jabodetabek diperbolehkan. bukti bahwa @KAI121 tidak ramah difabel #krlcommuter #krlcommuterline #kai #solo #stasiunsolo #soloterkini #kai #keretaapikita #keretaapiindonesia ? suara asli – NavRlangga”

Dalam video, difabel yang diketahui bernama Ilham itu dilarang naik KRL lantaran alat bantu miliknya dianggap terlalu panjang oleh petugas Stasiun Solo Balapan.

Dalam unggahan lain, disebutkan bahwa alat bantu sepeda milik difabel tersebut memiliki panjang kurang lebih 1 meter dan lebar tidak sampai 50 cm.

Dia kemudian diarahkan untuk menggunakan armada lainnya. Ilham pun mempertanyakan kebijakan pelarangan tersebut.

Penjelasan Pihak KAI

Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter meminta maaf terkait kejadian penyandang disabilitas tidak diperkenankan naik KRL pada Senin (25/7/2022).

Unggahan tersebut viral di media sosial TikTok sebagaimana diunggah oleh akun ini.

Disebutkan bahwa difabel penderita Celebral Palsy tersebut tidak diperkenankan naik KRL karena menggunakan alat bantu khusus sepeda roda tiga.