kalimantanlive.com – Meski masih muda, pasangan wirausaha muda asal Balangan Resky Wahyudi (20) dan Septeyana Aulia Nabillah (21) sukses menjalankan bisnis cemilan yang baru ditekuni.
Kejelian mereka membaca pasar dan strategi pemasaran via online lewat medsos mendatangkan pundi-pundi bagi pasangan muda ini.
“Sukses di usia muda memang target kami bersama. Berbagai macam usaha juga telah kami jalani, di antaranya jualan cemilan, madu dan ikan asin,” kata Resky di Paringin, Kamis
Dia menyebutkan bahwa ia sendiri baru terjun ke dunia usaha cemilan tahun 2021 lalu, karena dinilainya bisnis tersebut memiliki prospek yang menjanjikan.
BACA JUGA: Jelang Konfeprov PWI 2022, Lutfi Darlan – Zainal Helmie Perebutkan Kursi Ketua PWI Kalsel 2022-2027
Selain itu, ucapnya, karena melihat peluang yang menjanjikan dan berkat dorongan dari pasangannya, serta pengalaman dalam berbisnis online menjadi motivasinya untuk mengembangkan usahanya itu.
Diketahui, Resky dan Nabillah sendiri memperoleh omset puluhan juta setiap bulan, yang sebagian dipergunakannya untuk menggaji beberapa karyawan yang dimilikinya.
“Untuk omset sudah mencapai puluhan juta rupiah tiap bulan, kini kami mencoba memasarkan di TikTok Shop. Alhamdulillah lumayan ramai juga, walaupun tidak seramai di market place lainnya, seperti Shoppee karena masih merintis,” jelasnya.
Dijual dengan harga terjangkau, branding ‘Woahikanasin’ milik Resky laris manis di berbagai market place, di antaranya basreng pedas daun jeruk, keripik kacang pedas daun jeruk, dan bakso aci instan menjadi produk andalan Resky dan Nabillah.
BACA JUGA: Dukung Komunitas Hijaukan Tepian Sungai, Firman Yusi Sosialisasikan Perda Gerakan Revolusi Hijau
“Untuk produk paling laku ada cemilan basreng pedas daun jeruk dengan harga Rp9-12 ribu, keripik kacang pedas daun jeruk dengan harga Rp10 ribu dan bakso aci instan dengan harga Rp10 ribu,” terangnya.
Menurut Resky, rahasia dari produknya, yakni bahan baku berkualitas dan bumbu racikan sendiri yang tentunya menggugah selera para pembeli.
Selain itu, manajemen penjualan menjadi kunci penting hingga dirinya bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang.
“Semoga usaha ini semakin besar dan dikenal masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, karena tujuan saya ingin membuka lapangan pekerjaan untuk warga sekitar,” harapnya.
Editor: M Khaitami
Sumber: Antara Kalsel







