PERTAMA Kali Kabah Ganti Kiswah Baru di Tahun Baru Islam, Perintah Raja Salman

Dikutip dari Saudigazette, sekitar 200 pekerja profesional dan administrator yang bekerja di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci, semuanya adalah warga negara yang terlatih, berkualitas dan terspesialisasi.

Kiswah adalah potongan kain bersulam emas yang digunakan untuk menutupi Ka’bah, pusat Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi. Kiswah Dalam bahasa Arab berarti ‘selubung’ yang mengacu pada kain yang menutupi peti mati.

Setiap tahun, bagian bawah kiswah Ka’bah dinaikkan 3 meter untuk persiapan musim haji yang baru dan diganti dengan kain putih. Prosedur ini dilakukan setiap tahun sebelum musim haji untuk melindungi kiswah, karena beberapa peziarah menyentuh dan menarik kain hitam ketika mereka melakukan ‘Tawaf’ di Ka’bah Suci.

Kemudian pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah, kiswah baru akan dipasang untuk menutupi bangunan suci Ka’bah. Diyakini bahwa keberadaan kiswah ini memuliakan dan menghormati tempat yang dianggap paling suci dalam tradisi Islam itu.

Disimpan di Tempat Ini

Melansir English Alarabiya seperti dikutip di kompas.com, Direktur Jenderal Kompleks King Abdul Aziz untuk Kabah, Ahmad bin Mohammed Al-Mansouri mengatakan, kiswah lama akan ditempatkan di gedung pemerintah.

Nantinya akan dilakukan konservasi teknis untuk mencegah reaksi kimia atau infiltrasi bakteri yang dapat merusak kain.

Jika diminta oleh otoritas yang lebih tinggi, kiswah tersebut bisa dibagikan untuk museum atau diberikan sebagai hadiah.

Mansouri mengatakan, kiswah terbuat dari sekitar 670 kilogram sutra mentah yang diwarnai hitam, 120 kilogram benang emas, dan 100 kilogram benang perak.

Kiswah tersebut ditutupi dengan sutra berlapis kapas, sementara ayat-ayat Alquran dijahit dengan benang emas dan perak.

Total panjang kiswah kabah mencapai 14 meter.

editor : NMD/kalimantanlive.com