JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air masih terus berlangsung sampai hari ini, Senin (1/8/2022).
Namun, ada sebagian kecil jemaah haji Indonesia yang belum bisa ikut pemulangan ke Tanah Air.
Bukan tanpa sebab, sebagian kecil jemaah haji yang bertahan, adalah mereka yang sakit dan masih dirawat di RS Arab Saudi maupun Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
# Baca Juga :Jemaah Haji Kloter 5 Asal Kalteng Tiba di Bandara Syamsudin Noor, Hari Ini
# Baca Juga :Kloter 3 Tiba di Kalsel Hari Ini, Total Jemaah Haji yang Pulang 1.071 Orang, 1 Masih di Arab Saudi
# Baca Juga :Siang Ini, Kloter II Jemaah Haji Kalsel Diperkirakan Tiba di Bandara Syamsuddin Noor
# Baca Juga :Tiba di Banua, 356 Jemaah Haji Tabalong, Balangan dan Kabupaten Banjar Langsung Dijemput
KKHI Mekkah mencatat bahwa dari 81 haji yang meninggal dunia, sebagian besar disebabkan oleh penyakit cardiovascular.
“Penyebab terbesar jamaah meninggal adalah cardiovascular,” kata Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Mekkah Muhammad Imran di Mekkah, seperti dikutip di CNNIndonesia.
Dari 81 haji yang meninggal, sebanyak 45 disebabkan oleh cardiovascular, 15 orang syok atau penyebab lainnya, dan 21 karena penyakit terkait pernapasan.
Lebih lanjut Imran mengatakan meninggalnya jamaah itu setelah puncak haji di Arafah, Muzdhalifah, dan Mina (Armuzna) meningkat karena dipicu kelelahan.
“Memang lebih tinggi dari sebelum Armuzna disebabkan karena kelelahan yang cukup tinggi terutama pada saat Armuzna sehingga menyebabkan jamaah yang punya komorbid terkontrol karena kelelahan harus menjalani perawatan di RS termasuk KKHI,” tambah dia, Minggu (30/7/2022).
Bisa dikatakan, lanjut Imran bahwa kematian jamaah haji karena kelelahan dan dehidrasi.
Sebab, cardiovascular bukan hanya karena seseorang punya penyakit komorbid, seperti jantung, diabetes, dan hipertensi, melainkan bisa juga tanpa komorbid tapi karena kelelahan dan juga mungkin usia sehingga mudah terkena serangan jantung.
Sebelumnya Pusat Kesehatan Haji menargetkan penurunan angka kematian jamaah haji Indonesia di bawah dua per mil.
Lebih lanjut dia mengatakan saat ini sebanyak 23 haji dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi dan 10 orang dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah.
Editor : NMD/kalimantanlive.com







