Pantauan Kalimantanlive.com, aksi itu didasari atas permintaan pencabutan BBM subsidi di Banjarmasin oleh Asosiasi Logistik Forwarding Indonesia (ALFI) Kalsel.
Menurut pihak Organda, pencabutan BBM tersebut dirasakan merugikan untuk para sopir dan masyarakat kecil.
Oleh karena itu pihaknya meminta kejelasan dari DPRD terkait oknum anggota dewan yang diduga tidak memihak atau pro ke rakyat.
Kalimantanlive.com/Ilham







