JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Timnas Vietnam dan Indonesia sama-sama berhasil meraih kemenangan pada laga perdana di Grup A Piala AFF U16 2022, Minggu (31/7/2022) kemarin.
Vietnam mengalahkan Singapura dengan skor 5-1, sementara Indonesia menggunguli Filipina dua gol tanpa balas.
Berkat kemenangan tersebut, Vietnam dan Indonesia berhak mengoleksi tiga poin serta saling tempel menempel di papan klasemen Grup A Piala AFF U16 2022.
# Baca Juga :Gagal di Piala AFF U19 2022, Timnas Indonesia Butuh Tambahan 4 Posisi Krusial
# Baca Juga :Timnas Indonesia U19 Gagal ke Semifinal Piala AFF, Shin Tae Yong Sebut Vietnam dan Thailand Tidak Fair
# Baca Juga :Menang 5-1 Atas Myanmar, Timnas Indonesia U-19 Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2022
# Baca Juga :Hasil Indonesia vs Myanmar Piala AFF U-19 2022, Timnas Garuda Nusantara Menang 5-1
Seperti dikutip di kompas.com, striker timnas U16 Indonesia, Arkhan Kaka Putra Purwanto, ternyata sempat dicoret ketika mengikuti seleksi pada Mei 2021.
Hal itu disampaikan Bima Sakti seusai timnas U16 Indonesia mengalahkan Filipina 2-0 pada laga pertama Grup A Piala AFF U16 2022, Minggu (31/7/2022) malam WIB.
Bintang kemenangan timnas U16 Indonesia atas Filipina ada Arkhan Kaka.
Striker berusia 14 tahun itu terlibat langsung dalam dua gol timnas U16 Indonesia.
Gol pertama timnas U16 Indonesia yang tercipta pada menit ketiga memang tercatat sebagai bunuh diri bek Filipina, Jared Alexander.
Namun, bunuh diri Jared Alexander tidak lepas dari peran Arkhan Kaka. Jared Alexander melakukan bunuh diri karena salah mengantisipasi umpan silang mendatar Arkhan Kaka.
Tepat pada menit ke-37, Arkhan Kaka sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Arkhan Kaka mencetak gol lewat tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan umpan silang.
Seusai laga, Bima Sakti menceritakan seluk beluk Arkhan Kaka.
Bima Sakti menyebut bahwa Arkhan Kaka adalah putra dari mantan striker timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Purwanto Suwondo.
Dalam keterangannya, Bima Sakti juga menceritakan bagaimana perjuangan Arkhan Kaka bangkit setelah sempat dicoret dari seleksi timnas U16 Indonesia.
“Arkhan Kaka ini pemain kelahiran 2007. Dia sudah berjanji kepada saya bahwa dia harus lebih hebat dari bapaknya (Purwanto Suwondo),” kata Bima Sakti.
“Bapaknya Arkhan Kaka itu mantan striker timnas. Arkhan Kaka sempat dicoret saat seleksi awal pada bulan Mei 2021. Dia ketika itu dicoret dalam seleksi yang diikuti 169 pemain,” ujar Bima Sakti.
“Namun, Arkhan Kaka ternyata berhasil bangkit. Ketika membela tim Elite Pro Academy (EPA) Bhayangkara FC, Arkhan Kaka berhasil menjadi top skor,” ucap mantan pemain Persema Malang itu menambahkan.
Lebih lanjut, Bima Sakti juga berharap Arkhan Kaka tidak cepat puas dengan penampilannya mengingat usianya masih sangat muda.








