BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Selatan atau KPU Kalsel telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
Seperti diketahui, mulai 1 Agustus 2022, pendaftaran parpol peserta pemilu dibuka hingga 14 Agustus 2022.
Untuk itu, koordinasi dan persiapan pun mulai dilakukan pihak penyelenggara pemilu, termasuk pengurus partai-partai baru di tingkat pusat hingga daerah.
# Baca Juga :SEKARANG, Hari Pertama 9 Parpol Bakal Daftar sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 ke KPU
# Baca Juga :DPC PKB se-Kalsel Sepakat Naikkan Perolehan Kursi pada Pemilu 2024
# Baca Juga :Pendaftaran Peserta Pemilu 2024 Dimulai 1 Agustus, Ada 13 Tahapan Setelahnya
# Baca Juga :Monitoring Kesiapan Pemilu 2024 ke Bawaslu Batola, Komisi I DPRD Kalsel Janji Perjuangkan Transportasi Air
Menurut Ketua KPU Kalsel, Sarmuji seperti dikutip di banjarmasinpost.co.id, setelah pendaftaran akan dilakukan verifikasi administrasi pada 2 Agustus-11 September 2022.
Saat ini ada sebanyak 38 Parpol yang terdaftar di Sistem Informasi Politik (Sipol).
Pendaftaran Parpol masih berproses dan terpusat di KPU Pusat.
Nantinya ada sembilan Parpol yakni PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, NasDem, PKS, PAN, Demokrat, dan PPP, yang telah lolos verifikasi Pemilu 2019 dan lolos parliamentary threshold atau ambang batas parlemen tidak mengikuti verifikasi faktual sebagai tahapan peserta Pemilu serentak 2024.
Hanya parpol di luar parlemen termasuk parpol baru akan dilakukan verifikasi baik faktual dan administrasi.
Seperti halnya di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalsel, yang saat ini mengaku sedang berfokus pada tahapan verifikasi.
Dijelaskannya bahwa saat ini Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI di Kalsel sudah terbentuk 100 persen.
“Kami sudah mempersiapkan DPC maupun DPD dalam menghadapi verifikasi dan tahapan selanjutnya pada pemilu 2024 mendatang,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPW) PSI Kalsel, Ananta Agung Junaedy.
Pria akrab disapa Bro Edy ini menargetkan PSI Kalsel bisa memperoleh satu fraksi di DPRD Provinsi Kalsel.
“Jajaran PSI dari daerah sampai pusat memiliki target yang sama yaitu menang pada 2024, namun di Kalsel kami menargetkan satu fraksi,” ujarnya.
Pada Pemilu 2024 mendatang PSI ujar Bro Edy masih fokus membidik anak muda sebagai simpatisan.
Sebab menurutnya berdasarkan demografi, lebih dari 50 persen di antaranya merupakan pemilih berusia muda.
“Tentu kami masih dengan platform anak muda pada Pemilu 2024, karena lebih dari 50 persen dan kami diuntungkan dengan demografi ini. Bahkan partai lain sekarang mulai merambah ke sana,” jelasnya.
Bro Edy juga mengatakan, bahwa pihaknya memiliki trik tersendiri untuk bisa mengambil hati anak muda di Kalsel.
Yakni dengam cara membaur dan mengikuti tren.
Selain itu juga tentunya menampung aspirasi anak muda di Kalsel.
“Meski tidak dipungkiri anak muda sedikit sudah diajak untuk bepolitik, tetapi dengan cara ini kami yakin bisa,” ujarnya.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com









