Namun begitu, vaksinasi disebut bisa mengurangi keparahan gejala Omicron secara drastis.
“Ini adalah perbedaan besar antara orang yang telah mendapatkan dosis vaksin dengan mereka yang belum dalam hal tingkat keparahan penyakit,” ujar ahli penyakit menular RTI International, Pia MacDonald.
Bahkan, lanjut MacDonald, vaksinasi sangat memberikan perlindungan terhadap infeksi varian Omicron. Termasuk diantaranya menurunkan tingkat keparahan infeksi, angka rawat inap, dan kematian.
Gejala-gejala ini akan berlangsung dalam waktu yang berbeda pada setiap orang. Penelitian menunjukkan, gejala pada orang yang mengalami infeksi Omicron yang parah akan berlangsung sekitar enam hingga tujuh hari.
Meski gejala umumnya tidak terlalu parah, namun masyarakat disarankan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Jangan lupa juga untuk memeriksakan diri jika mengalami gejala Omicron.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com










