SDN Antasan Besar 7 Berada di Tengah Kota Banjarmasin, Kondisinya Memprihatinkan

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Sebanyak 15 ruang kelas dan ruang laboratorium SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan terlihat miring dan tidak layak lagi digunakan.

Menurut Kepala Sekolah SDN Antasan Besar 7, Widarini F, awalnya kaget melihat kondisi sekolah di Jalan Meratus, Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, berada di tengah kota dan berstandar nasional, tapi kondisinya memprihatinkan.

# Baca Juga :Gubernur Kalsel: Program Tahfidz Alquran di SMKN 3 Banjarmasin Patut Jadi Contoh

# Baca Juga :Polresta Banjarmasin Gelar Warung Curhat Kamtibmas, Wadah Informasi dan Konsultasi bagi Masyarakat

# Baca Juga :Hingga Juli 2022 Tercatat 30 Kasus Demam Berarah di Banjarmasin

# Baca Juga :Pemko Banjarmasin dan Pertamina Akhirnya Temukan Solusi Atasi Masalah Jalur Khusus BBM Bersubsidi

“Sekolah yang dulunya favorit sekolah yang berstandar nasional, tapi banyak sekali ruangannya yang rusak,” kata kepala sekolah yang baru menjabat 4 bulan ini seperti dikutip di Kanalkalimantan.com.

Widarini mengatakan, kerusakan tersebut sudah terjadi dari tahun 2018 dan sudah pernah dicek oleh pihak terkait. Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin memberikan kepastian untuk perbaikan pada Mei 2023. Namun, dirinya mengkhawatirkan kondisi kerusakan yang semakin parah tersebut menunggu perbaikan.

“Memang sudah ada kejelasan dari Dinas Pendidikan untuk melakukan perbaikan pada bulan Mei 2023 nanti, tapi saya khawatirkan menunggu 2023 nanti dengan jumlah murid 490 lebih sangat membahayakan dengan kondisi ini,” ungkapnya, Kamis (4/8/2022) pagi.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Tengah Ibnu Sabil saat melakukan pengecekan langsung ke lapangan mengatakan, memang ada beberapa ruang kelas yang tidak bisa lagi dipergunakan.

“Memang ternyata ada sekitar 10% kelas yang tidak bisa digunakan, dan juga kita mencium bau yang kurang nyaman di ruangan-ruangan yang rusak tersebut,” katanya.

Camat Banjarmasin Tengah memastikan melaporkan kondisi SDN 7 Antasan Besar ke Wali Kota Banjarmasin. “Nanti kami menunggu arahan beliau apakah akan dirapatkan untuk perbaikan sekolah ini,” katanya.

Pihak sekolah juga telah memberikan garis pembatas di ruang-ruang yang rusak dan miring tersebut. Menghindari para siswa berjalan ke bangunan rusak karena sangat membahayakan.

Editor : NMD/Kalimantanlive.com