KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Kalimantan Selatan hari ini, Jumat (5/8/2022) bakal cerah berawan.
Bahkan, BMKG memprakirakan seluruh kabupaten dan kota cerah berawan pada pagi hari.
Sedang pada siang hari, Kalsel akan diselimuti awan dan sebagian diguyur hujan ringan.
# Baca Juga :CUACA Kalsel Hari Ini, Hujan dan Angin Kencang, BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Provinsi
# Baca Juga :CUACA Kalsel Hari Ini, Hujan dan Angin Kencang, BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Provinsi
# Baca Juga :Cuaca Kalsel Hari Ini, 5 Kawasan Hujan Petir, BMKG Rilis Peringatan Dini Seluruh Indonesia
# Baca Juga :Kalsel Diprediksi Hujan Ringan, BMKG Rilis Cuaca di 33 Kota di Indonesia, Senin 1 Agustus 2022
Memasuki malam hari, cuaca kian membaik. Di mana, seluruh wilayah di Kalsel didominasi cerah berawan.
Bahkan, cuaca semakin membaik ketika memasuki dini hari ini. Seluruh wilayah Kalsel berubah menjadi cerah berawan.
Seperti hari-hari sebelumnya suhu rata-rata berkisar 23 – 33 derajat celsius dengan tingkat kelembapan 55 – 95 persen.
BMKG: 20 Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem
Sementara itu BMKG telah memberi info peringatan dini cuaca ekstrem berlaku Jumat (5/8/2022).
Data terbaru BMKG ada sejumlah daerah di 20 provinsi di Indonesia berpotensi alami cuaca ekstrem.
BMKG menyebut wilayah atau daerah-daerah tersebut masyarakatnya diminta waspada.
Karena berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Adapun berikut wilayah kabupaten/kota yang mendapatkan peringatan dini pada Jumat (5/8/2022), cek daftarnya:
- Bangka Belitung: Bangka dan Bangka Selatan.
-
Bengkulu: Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, dan Bengkulu Selatan.
-
Gorontalo: Paguyaman Pantai, Bone Raya, Biluhu dan sekitarnya.
-
Kalimantan Barat: Sambas, Mempawah, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi, Kubu Raya, Pontianak dan Singkawang.
-
Kalimantan Tengah: Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, dan Kapuas.
-
Kalimantan Timur: Long Apari dan Sandaran.
- Kalimantan Utara: Sungai Boh, Kayan Hilir, Sekatak, Tanjung Palas Timur, Tarakan, Tanjung Selor, dan Bunyu.
Ilustrasi hujan lebat. (Freepik.com)
8. Kepulauan Riau: Natuna dan Anambas.
- Lampung: Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Tanggamus.
-
Maluku: Buru Selatan dan Maluku Tengah.
-
Maluku Utara: Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Kepulauan Taliabu dan sekitarnya.
-
Papua: Waropen, Nabire, Napan, Oksibil, Kamu, Sugapa, Kuala Kencana, Kiwirok, Mamberamo Tengah, dan Ulilin.
-
Papua Barat: Raja Ampat, Kabupaten dan Kota Sorong, Tambrauw, Maybrat, Sorong Selatan, Fakfak, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Manokwari, dan Manokwari Selatan.
-
Sulawesi Barat: Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.
-
Sulawesi Selatan: Sulawesi Selatan bagian timur dan utara.
-
Sulawesi Tengah: Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan.
-
Sulawesi Tenggara: Kolaka Utara.
-
Sulawesi Utara: Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud.
-
Sumatera Selatan: OKI, Banyuasin, Ogan Ilir, OKU, OKU Selatan, Muara Enim, Lahat, dan Palembang.
-
Sumatera Utara: Binjai, Medan, Sibiru-biru, Sibolangit, Bahorok, Silou Kahean dan sekitarnya.
Sementara itu, sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat diperkirakan mengalami peningkatan kecepatan angin.
Nusa Tengga Timur diminta mewaspadai potensi kebakaran lahan.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com










