BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendukung program Pemerintah Provinsi Kalsel melanjutkan pembangunan jalan tol Banjarbaru – Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu untuk membuka keterisolasian dan memperpendek jarak tempuh.
Demikian disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kalsel Hasanuddin Murad seusai rapat dengar pendapat dengan jajaran Dinas PUPR Pemprov Kalsel di Banjarmasin.
“Prinsipnya kalau dalam rangka membuka isolasi, jalan tol dari Banjarbaru tembus Batulicin, dengan harapan memperpendek jarak dan mempercepat mempermudah akses ke Batulicin. kami mendukung saja,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (4/8/2022) lalu.
BACA JUGA :
Investor Korea Selatan Lirik Proyek Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin, Siap Kucurkan Rp 1,2 Triliun
BACA JUGA:
Terkendala Anggaran, Pemprov Kalsel Tawarkan Proyek Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin ke Investor
Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), berkomitmen untuk terus melanjutkan proyek pembangunan Jalan bebas hambatan atau tol Banjarbaru-Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu.
Diketahui, jalan tol dengan panjang sekitar 125 kilometer yang menghubungkan Banjarbaru-Batulicin tersebut hingga kini masih terus dikerjakan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib mengatakan, agenda pada RDP dengan Komisi III adalah membahas realisasi berbagai program kerja dinas PUPR hingga Bulan Juli 2022 ini, salah satunya perkembangan Jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin.
“Dari total jalan 125 kilometer yang sudah dikerjakan dari sisi Banjarbaru sampai Gunung Batu Sungai Luar 10 Km dan Batulicin 10 Km,” jelasnya.
Menurut Yasin Toyib, untuk jalan tol tetap dikerjakan sesuai kemampuan dana yang didapatkan.
“Tahun 2023 kita anggarkan kurang lebih Rp 150 miliar di sana, memang tidak bisa selesai tahun 2023 dan dilanjutkan 2024. Sambil kita juga minta bantuan Kementerian PUPR pusat untuk area ruas tengah jalan karena ada arahan tambahan anggaran dari pusat untuk pembuatan jalan tol,” ujarnya.










