BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Rabu (10/08/2022) sekira pukul 10.00 Wita, untuk menyampaikan adanya anggota DPRD Kota Banjarmasin yang dinilai tak prorakyat..
Sebanyak 10 orang kepengurusan Organda yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Organda Edy Sucipto menggelar audiensi di ruangan rapat Golkar bersama perwakilan Partai Golkar yang dipimpin oleh Puar Junaidi.
Dalam kedatangannya, mereka merujuk partai dari anggota dewan yang tidak prorakyat, pascaaksi unjuk rasa para sopir Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalsel terkait permintaan pencabutan BBM Subsidi beberapa waktu lalu di DPRD Kota Banjarmasin.
BACA JUGA :
Demo Sopir Organda di Banjarmasin, Wali Kota Banjarmasin Muncul di Tengah Aksi
Ketua Organda Kalsel, Edy Sucipto menuturkan, kedatangan pihaknya ke tempat tersebut terkait aksi demo yang diadakan oleh pihak dewan yang dinilai tidak prorakyat.
“Aksi demo oleh anggota dewan beberapa waktu lalu. Inikan malu kita di Indonesia, anggota dewan demo kantor sendiri,” katan Edy kepada awak media.
Kedatangan pihaknya ke Kantor DPD Golkar Kalsel itu menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap anggota dewan yang tidak prorakyat tersebut terhadap Sekretariat partainya.
“Jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Dan dari pihak Golkar juga menerima kunjungan kami, dan dari mereka juga bersifat netral, terutama mementingkan masyarakat kecil,” jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi mengatakan, menerima masukan aspirasi Organda Kalsel tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Organda, karena ini merupakan satu kepedulian kepada masyarakat, oleh kontrol yang dilakukan oleh organisasi dan masyarakat terhadap penyelenggara pemerintah, dengan adanya aspirasi,” katanya.










