BMKG: Hujan Lebat di 17 Provinsi, Kalsel Bakal Diterpa Hujan Disertai Kilat

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca untuk hari ini, Kamis, (11/8/2022).

Salah satu provinsi yang dipantau BMKG adalah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Menurut BMKG, sejumlah wilayan di Kalsel diprediksi diterpa hujan lebat disertai kilat.

# Baca Juga :PERINGATAN Dini Cuaca Kalsel Hari Ini, BMKG: Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter!

# Baca Juga :Ada Apa? Kok Jokowi Mendadak Perintahkan BMKG Identifikasi Masalah Iklim,

# Baca Juga :PERINGATAN Dini BMKG: Kalsel Mendung, 10 Provinsi Hujan Lebat, Kilat dan Angin Kencang

# Baca Juga :Cuaca Ekstrem Hari Ini, Sabtu 6 Agustus 2022, BMKG: 17 Provinsi Harus Waspada!

BMKG pun menulis di laman resminya: “Waspada potensi hujan disertai kilat atau petir berdurasi singkat pada siang/sore hari”.

Kota yang dipantau BMKG berpotensi hujan seperti dikutip di apahabar.com, adalah Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan sekitarnya.

Kota Banjarmasin di prediksi BMKG bakal hujan berpetir saat siang hari di saat kelembapan udara menyentuh angka 90 persen, dengan kecepatan angin 10 km/jam.

Sementara pada daerah lainnya seperti Barabai, Kandangan, ataupun Marabahan hanya turun hujan ringan.

Saat malam hingga dini hari, BMKG memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Kalsel cerah berawan.

Suhu rata-rata berkisar 23-32 derajat celsius, dengan tingkat kelembapan 60-95 persen.

BMKG: Hujan Lebat di 17 Provinsi

Seperti dikutip di tribunnews.com, BMKG menyebutkan, ada 17 wilayah yang berpotensi hujan lebat.

Mulai dari Jambi, Banten, Jawa Barat hingga Bali.

Siklon Tropis Mulan terpantau di Laut Cina Selatan dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan udara minimum 996 mb.

Sistem ini bergerak ke arah barat laut dengan intensitas yang persisten dalam 24 jam kedepan.

Sistem ini menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) di Laut Cina Selatan.

Sirkulasi Siklonik terpantau di perairan timur Filipina yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari perairan selatan hingga timur Filipina.