Program yang mengusung konsep kolaborasi edutainment (education & entertainment) ini tidak hanya mengajak siswa mendengar edukasi mengenai kelembagaan dan produk perbankan, tetapi juga diajak untuk membuka rekening, bermain games keuangan (Ranking #1), mengunjungi mobil literasi (SIMOLEK) dan langsung mempraktekan penyetoran tabungan, pengecekan saldo melalui mobile ATM dan mobile banking.
Dalam kesempatan tersebut juga telah dibuka 500 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) secara serentak. Dalam sambutannya Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya menjelaskan model edukasi ini telah diuji mulai dari awal tahun 2022 dengan memperhatikan kesiapan SDM Bank.
BACA JUGA:
Bank Kalsel Bentuk Tim Penanganan Skimming dan Ganti 100 Persen Dana Nasabah Dalam 24 Jam
Kata Hanawijaya ke depan model kegiatan edukasi ini akan secara konsisten diterapkan sebagai upaya berkelanjutan Bank Kalsel mendukung tercapainya tujuan program KEJAR.
“Tentunya dengan terus berkolaborasi bersama OJK, Pemerintah Daerah, Pihak Sekolah, dan stakeholder terkait lainnya,” ujarnya.
Selain itu, jelas Dirut Bank Kalsel Hanawijaya, di masa yang akan datang Bank Kalsel juga terus mengkaji kesiapan mobile banking untuk dapat memfasilitasi pembukaan rekening pelajar secara online.
“Diharapkan dengan model ini akan dapat meningkatkan literasi keuangan siswa dengan lebih efektif dan sekaligus membangun minat persepsi siswa bahwa menabung di bank itu mudah, aman dan memiliki kebanggaan tersendiri”, katanya Hanawijaya.
Sumber :Hallobanua
Editor : elpian







